Balita hingga Ibu Hamil Keracunan MBG di Demak

RATUSAN orang diduga keracunan setelah menyantap menu makanan bergizi gratis (MBG) di Kecamatan Kebonagung Kabupaten Demak. Korban terdiri atas santri, anak di bawah lima tahun atau balita, ibu hamil, dan menyusui.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Mereka sebelumnya mengonsumsi MBG yang dibagikan pada Sabtu, 18 April 2026. Kemudian keesokan harinya mereka merasakan gejala mual, pusing, hingga muntah.

Total korban yang merasakan gejala sekitar 187 orang. Sebanyak 68 orang masih menjalani perawatan inap hingga Senin, 20 April 2026. Sementara 66 korban lainnya menjalani rawat jalan.

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin mengingatkan soal manajemen waktu dan distribusi menu MBG untuk mencegah keracunan. Menurut dia, makanan yang terlalu lama tidak boleh dikonsumsi karena sudah tidak layak.

“Biasanya yang keracunan itu karena pengaturan jadwalnya kurang tepat. Makanan ini ada masa konsumsinya, jadi harus diantarkan tepat waktu dan langsung dikonsumsi,” kata Taj Yasin saat ditanya soal keracunan yang terjadi di Demak pada Selasa, 21 April 2026.

Dia mengingatkan masyarakat agar tak menunda mengonsumsi MBG setelah menerima. “Jangan sampai makanan disimpan dulu, lalu dimakan di kemudian hari,” ujar dia.

Taj Yasin juga memperingatkan penyedia layanan MBG karena akan menindak jika terjadi pelaggaran. “Sudah ada kasus penutupan dapur di Jawa Tengah. Ini menjadi peringatan keras,” tuturnya.

  • Related Posts

    Pengadilan Inggris memenjarakan aktivisme Aksi Palestina atas tuduhan 'terorisme'

    Pengadilan Inggris memenjarakan aktivisme Aksi Palestina atas tuduhan ‘terorisme’ Umpan Berita Pengadilan Inggris telah menjatuhkan hukuman penjara kepada empat aktivis pro-Palestina karena penggerebekan terhadap pabrik senjata Israel di dekat Bristol…

    'Kedua negara asal': Dukungan Bosnia terpecah dalam pertandingan Piala Dunia dengan Kanada

    Ribuan penggemar Bosnia membuat Toronto membiru saat mereka membaca mengikuti nyanyian ‘Bebaskan Palestina’ di Toronto. Toronto, Kanada — Nadia, seorang pendukung Bosnia dan Herzegovina yang tidak menyebutkan nama belakangnya, tampil…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *