Neymar meminta maaf kepada putra Robinho setelah menamparnya saat latihan

Neymar meminta maaf kepada rekan setimnya Robinho Jr dan keluarganya setelah pertandingan Santos.

Neymar telah secara terbuka meminta maaf kepada rekan setimnya di Santos Robinho Jr karena menamparnya selama sesi latihan karena para atlet Brasil tampaknya telah melupakan kelainan mereka selama pertandingan.

“Jika Anda ingin meminta maaf di depan pers, ini dia. Saya sudah meminta maaf kepadanya dan keluarganya. Saya melewati batas,” kata Neymar setelah Santos bermain imbang 1-1 melawan Recoleta di Paraguay pada Selasa.

Santos mengatakan mereka telah membuka penyelidikan awal pekan ini setelah bentrokan antara Neymar dan putra Robinho, mantan striker Real Madrid dan Manchester City.

Menurut media Brasil, bentrokan itu terjadi karena Neymar, pencetak gol terbanyak sepanjang masa tim nasional, tidak menghargai giring bola yang melewati rekan setimnya yang berusia 18 tahun saat sesi latihan pada hari Minggu.

Robinho Jr setelah mengkonfirmasi pertandingan Copa Sudamericana pada hari Selasa bahwa Neymar telah menamparnya tetapi mengatakan insiden itu telah berakhir, dengan menyatakan: “Semuanya telah teratasi.”

“Ini adalah situasi yang membuat saya kesal karena dia adalah idola saya sejak kecil.… Saya membicarakan hal ini dengan orang tua saya, dan saya menerima permintaan maafnya,” tambahnya.

Dalam pertandingan tersebut, Neymar mencetak gol Santos dan memeluk Robinho Jr saat selebrasi.

“Dia adalah anak laki-laki yang sangat saya sukai, yang sangat saya sayangi. Itu terjadi dalam sepak bola; Anda berdebat dengan teman Anda, saudara Anda,” kata Neymar.

Meski berulang kali mengalami masalah fisik, Neymar, 34, tetap berharap bisa dipanggil oleh pelatih Carlo Ancelotti untuk Piala Dunia tahun ini, yang berlangsung 11 Juni hingga 19 Juli. Dia belum pernah bermain untuk Brasil sejak Oktober 2023.

Ancelotti mengumumkan mengumumkan skuad terakhirnya pada 18 Mei.

Mantan rekan setim Neymar di Santos, Robinho, 42, saat ini dipenjara di Brasil setelah dihukum di Italia dan menerima hukuman penjara karena penipuan berkelompok.

  • Related Posts

    TP PKK DKI & Daya Wanita PAM JAYA Bagikan 357 Toren Air Gratis di Jaktim

    Jakarta – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi DKI Jakarta bersama Daya Wanita PAM JAYA terus menjalankan program pembagian toren air gratis bagi masyarakat Jakarta. Kegiatan kali…

    Shopee Festival Penulis Lokal 2026 Hadirkan Promo Spesial, Ini Detailnya

    Jakarta – Menjelang Hari Buku Nasional yang jatuh pada 17 Mei, Shopee terus berupaya untuk memberikan perlindungan terhadap karya penulis lokal di platform. Hal itu bagian dari dukungan Shopee terhadap…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *