BRIN: Kecerdasan buatan adalah bekal untuk masa depan RI – RakyatPos.ID Network

Hanya saja untuk mencapai hal tersebut perlu disiapkan info yang sangat banyak. Tanpa info kita tidak bisa apa-apa

Jakarta (RakyatPos.ID) – Kepala Pusat Riset Kecerdasan Artifisial dan Keamanan Siber Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Anto Satriyo Nugroho mengatakan kecerdasan buatan (Synthetic Intelligence/AI) adalah bekal bagi rakyat Indonesia agar tidak mengulangi kesalahan pada masa depan.

“Kami mencoba merangkum suatu pengetahuan baru sebagai bekal untuk menghadapi hal serupa agar tidak terjadi kesalahan di masa depan, jadi bukan hanya sekarang,” ujarnya usai acara diskusi terkait pengembangan dan adopsi AI dalam penanganan COVID-19 di Jakarta, Selasa.

Anto mengatakan pihaknya berupaya dalam mewujudkan perkembangan AI di Indonesia dengan cara bertukar pikiran dengan sesama negara yang sedang mengembangkan AI.

Dia menyebutkan tujuan awal AI diciptakan adalah membuat proses dalam kehidupan berjalan lebih cepat, akurat, dan murah.

Menurutnya, penerapan AI memerlukan waktu yang sangat panjang hingga dapat digunakan oleh khalayak umum.

Dia mengatakan riset dimulai dari pengumpulan info, kemudian dilakukan komputasi tertentu supaya dapat diimplementasikan dan dibentuk menjadi sebuah sistem.

“Selanjutnya adalah implementasi ke publik yang masih terdapat banyak masalah, seperti etika serta komunikasi dengan kalangan tertentu, misalnya kedokteran, harus betul-betul dibina dan dirintis,” imbuhnya.

Meski demikian dia menyatakan bahwa AI hanyalah sekedar peranti yang tidak bisa dijadikan patokan sepenuhnya untuk mengambil keputusan.

Pewarta: Sean Filo Muhamad
Editor: Risbiani Fardaniah
RakyatPos.ID Network

Post Views: 1

Redaksi Pos

Related Posts

Ribuan orang di Paris memprotes tindakan militer di Iran, Lebanon dan Palestina

Umpan Berita Ribuan orang di Paris memprotes operasi militer di Timur Tengah. Salah satu dari lebih dari 85 protes terkoordinasi di seluruh Perancis. Unjuk rasa tersebut menentang operasi militer AS…

AS dan Tiongkok mengadakan pembicaraan perdagangan di Paris untuk membuka jalan bagi pertemuan puncak Trump-Xi

Dua negara dengan perekonomian terbesar di dunia ini sedang mencoba untuk mengatasi masalah perdagangan karena Presiden AS Donald Trump diperkirakan akan mengunjungi Tiongkok bulan ini. Para pejabat tinggi Amerika Serikat…