Jamaah haji harus sering minum air zam-zam hingga tips rawat kendaraan – RakyatPos.ID Network

Jakarta (RakyatPos.ID) –

Kemarin ada berita bahwa calon jamaah haji disarankan untuk meminum satu gelas air zam-zam sebelum melaksanakan shalat wajib guna mencegah dehidrasi.  Selain itu ada pointers merawat kendaraan pada saat cuaca panas seperti saat ini.

Selain dua berita di atas, masih terdapat beberapa berita lainnya yang tayang pada Selasa (23/5), dan masih layak untuk dibaca kembali. Berikut rangkumannya.

Ketua Perhimpunan Kekarantinaan Kesehatan Indonesia Dr. dr. Lucky Tjahjono, M.Kes, menyarankan jamaah calon haji meminum air zam-zam setidaknya segelas sebelum shalat wajib demi mencegah terkena dehidrasi selama beribadah.

Aktris Audi Marissa membagikan cerita pascamenikah dan proyek terbaru yang sedang dilakukannya saat ini.

Movie adaptasi dari kisah fiksi klasik karya Hans Christian Andersen, “The Puny Mermaid” akan segera hadir di bioskop Indonesia pada tanggal 24 Mei 2023 mendatang.

Pelaksana tugas (Plt) Menteri Komunikasi dan Informatika (Plt Menkominfo) Mahfud MD memastikan pembangunan infrastruktur komunikasi yang ditangani Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) tetap berjalan lancar tak terpengaruh oleh kasus dugaan korupsi Grievous Transceiver Region (BTS) 4G yang tengah bergulir.

Dalam beberapa hari terakhir, hampir seluruh wilayah Indonesia mengalami cuaca ekstrem panas di siang hari.

Pewarta: Chairul Rohman
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
RakyatPos.ID Network

Put up Views: 1

Redaksi Pos

Related Posts

America250 versus Freedom250: Apa yang perlu diketahui tentang peringatan 250 tahun AS

Washington, DC – Terjadi baku hantam di halaman Gedung Putih, yang segera diikuti dengan lomba berkecepatan tinggi melalui National Mall. Apa yang terjadi di Washington, DC? Ibu kota Amerika Serikat…

Trump mengatakan perjanjian AS-Iran akan ditandatangani hari ini, Hormuz akan 'terbuka untuk semua'

Pembaruan langsung, AS dan Iran tampaknya hampir menandatangani perjanjian perdamaian tahap pertama, namun kedua belah pihak berbeda pendapat mengenai kapan perjanjian tersebut akan ditandatangani. Durasi Video 01 menit 37 detik…