Kapolres OKI Resmikan Jembatan Merah Putih Penghubung Akses Vital Warga Sumsel

Jakarta – Polda Sumatera Selatan kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan nasional melalui peresmian Jembatan Merah Putih di Desa Pematang Buluran, Kecamatan SP Padang, Kabupaten Ogan Komering Ilir. Jembatan tersebut menjadi akses vital bagi masyarakat sekitar.

Jambatan tersebut dibangun secara gotong royong dan diresmikan pada Selasa, (2/6/2026), sebagai bagian dari implementasi program Polri Presisi yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Peresmian jembatan dipimpin langsung oleh Kapolres Ogan Komering Ilir AKBP Eko Rubiyanto, mewakili Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho. Kegiatan tersebut turut dihadiri Pejabat Utama Polres OKI, Kepala Desa Pematang Buluran, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta warga setempat yang selama ini menjadi pengguna utama akses penghubung tersebut.

Kapolres Ogan Komering Ilir AKBP Eko Rubiyanto, meresmikan Jembatan Merah Putih di Desa Pematang Buluran, Kecamatan SP Padang, Kabupaten Ogan Komering IlirKapolres Ogan Komering Ilir AKBP Eko Rubiyanto, meresmikan Jembatan Merah Putih di Desa Pematang Buluran, Kecamatan SP Padang, Kabupaten Ogan Komering Ilir (Foto: Dok. Istimewa)

Jembatan Merah Putih dibangun selama kurang lebih dua bulan melalui kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat. Infrastruktur tersebut memiliki panjang 13,30 meter, lebar 1,50 meter, ketebalan lantai 12 sentimeter, serta dilengkapi pegangan pengaman setinggi 1 meter.

Jembatan tersebut akan menjadi akses jalur penghubung utama antara Desa Pematang Buluran dengan sejumlah desa di sekitarnya, antara lain Desa Danau Ceper, Desa Sungai Keli, dan Desa Kotadaro II.

Pembangunan jembatan ini sejalan dengan agenda pembangunan nasional yang menitikberatkan pada pemerataan infrastruktur hingga ke wilayah pedesaan. Selain memperkuat konektivitas antarwilayah, keberadaan jembatan tersebut juga memberikan dampak langsung terhadap peningkatan aktivitas ekonomi, akses pendidikan, serta pelayanan sosial masyarakat.

Sebelum jembatan dibangun, masyarakat harus menempuh jalur yang lebih jauh dan berisiko, terutama saat musim hujan. Kini, warga dapat melakukan mobilitas dengan lebih aman dan efisien. Anak-anak sekolah yang setiap hari menuju sekolah dasar dan sekolah menengah pertama di wilayah Kecamatan SP Padang juga memperoleh akses yang lebih mudah dan aman.

Kapolres Ogan Komering Ilir AKBP Eko Rubiyanto, mengatakan bahwa pembangunan Jembatan Merah Putih merupakan bentuk nyata kehadiran Polri yang tidak hanya menjalankan fungsi pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga berkontribusi dalam pembangunan yang langsung dirasakan manfaatnya oleh warga.

“Jembatan ini bukan sekadar sarana penyeberangan, tetapi menjadi penghubung aktivitas ekonomi, pendidikan, dan kehidupan sosial masyarakat. Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan serta menjaga fasilitas ini dengan baik sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” ujar AKBP Eko Rubiyanto.

Kapolres Ogan Komering Ilir AKBP Eko Rubiyanto, meresmikan Jembatan Merah Putih di Desa Pematang Buluran, Kecamatan SP Padang, Kabupaten Ogan Komering IlirKapolres Ogan Komering Ilir AKBP Eko Rubiyanto, meresmikan Jembatan Merah Putih di Desa Pematang Buluran, Kecamatan SP Padang, Kabupaten Ogan Komering Ilir (Foto: Dok. Istimewa)

Lebih lanjut, pembangunan infrastruktur berbasis gotong royong tersebut mencerminkan semangat kebersamaan antara Polri dan masyarakat dalam membangun daerah. Sinergi seperti ini dinilai menjadi salah satu modal penting dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Sementara itu, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, menegaskan program Jembatan Merah Putih merupakan bagian dari implementasi Polri Presisi yang mengedepankan kehadiran nyata institusi kepolisian dalam menjawab kebutuhan masyarakat.

“Polda Sumatera Selatan berkomitmen mendukung penuh program pemerintah demi kesejahteraan masyarakat. Kehadiran Jembatan Merah Putih ini menjadi bukti bahwa Polri tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga hadir sebagai bagian dari solusi pembangunan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” ujar Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur dasar seperti jembatan memiliki dampak strategis terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat karena mampu mempercepat akses pendidikan, memperlancar distribusi hasil pertanian dan perkebunan, serta memperkuat ketahanan sosial masyarakat pedesaan.

Selama pelaksanaan kegiatan peresmian berlangsung, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif. Polda Sumatera Selatan memastikan sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat akan terus diperkuat guna mendukung pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan di seluruh wilayah Sumatera Selatan.

Adapun melalui pembangunan Jembatan Merah Putih ini, Polda Sumsel kembali menegaskan bahwa semangat pengabdian Polri tidak hanya diwujudkan melalui penegakan hukum dan pemeliharaan kamtibmas, tetapi juga melalui kontribusi nyata yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat fondasi pembangunan nasional dari tingkat desa.

(yld/imk)

  • Related Posts

    Soal Pelantikan Kepala BGN, Mensesneg: Nanti Kami Umumkan

    MENTERI Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyatakan petinggi baru Badan Gizi Nasional atau BGN dapat langsung menjalankan tugas dan fungsi mereka sejak pengumuman perombakan struktur kepemimpinan pada Selasa malam, 2 Juni…

    Kecelakaan di jalan raya Kuwait saat rudal Iran terbang di atasnya

    Kecelakaan di jalan raya Kuwait saat rudal Iran terbang di atasnya Umpan Berita Video menunjukkan kecelakaan mobil terjadi di sebuah jalan di Kota Kuwait saat rudal terbang di atasnya. Militer…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *