WHO: 15.600 lebih pasien di Gaza butuh evakuasi medis segera

WHO: 15.600 lebih pasien di Gaza butuh evakuasi medis segera

  • Rabu, 15 Oktober 2025 00:21 WIB
  • waktu baca 1 menit
WHO: 15.600 lebih pasien di Gaza butuh evakuasi medis segera
Arsip – Anak-anak yang terluka dirawat di rumah sakit setelah serangan udara Israel di Kota Gaza, 15 Januari 2025. (ANTARA/Xinhua/Abdul Rahman Salama.)

Gaza (ANTARA) – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan situasi kesehatan yang semakin memburuk di Jalur Gaza, di mana lebih dari 15.600 pasien membutuhkan evakuasi medis segera.

Disebutkan, lebih dari 15.000 orang harus diamputasi akibat perang baru-baru ini.

Organisasi di bawah PBB itu juga menyerukan pemantauan ketat terhadap wabah virus dan penyakit yang berpotensi menyebar akibat situasi kesehatan yang memburuk dan infrastruktur yang hancur.

WHO juga menekankan pentingnya membuka kembali koridor medis ke luar Jalur Gaza guna memastikan pasien mendapat akses ke perawatan khusus dan layanan medis darurat.

Mereka memperingatkan bahwa krisis kesehatan dan kemanusiaan di wilayah kantong Palestina itu akan semakin parah jika penutupan dan keterlambatan dalam penyediaan bantuan medis terus berlanjut.

Sumber: WAFA

Baca juga: WHO: Evakuasi medis dari Jalur Gaza harus dilanjutkan
Baca juga: PBB alokasikan dana tambahan untuk dukung operasi kemanusiaan di Gaza

Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: Anton Santoso
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Berita Terkait

Rekomendasi lain

  • Related Posts

    Jamal Rayyan, wajah pertama Al Jazeera, meninggal pada usia 73 tahun

    Presenter Palestina menyampaikan buletin pertama jaringan tersebut ketika mengudara pada tahun 1996. Presenter Al Jazeera Arab Jamal Rayyan, wajah pertama yang pernah dilihat di saluran tersebut ketika diluncurkan hampir tiga…

    Iran Tolak Dialog Bareng Trump: Tak Ada Pengalaman Baik Bicara dengan AS

    Washington – Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyebut negaranya tidak tertarik untuk berdialog dengan Amerika Serikat (AS). Dia membantah pernyataan Presiden AS Donald Trump bahwa Teheran menginginkan kesepakatan untuk…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *