Tel Aviv (Redaksi) – Para pejabat militer dan pertahanan Israel dibuat kaget oleh keputusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump akan menghentikan pemberian dana bantuan militer kepada Israel pada akhir tahun ini, lapor badan penyiaran Israel, Kan, pada Selasa.

Sebelumnya, Presiden Trump mengungkapkan rencana Washington memotong bantuan militer tahunan kepada Israel hingga 4 miliar dolar AS pada akhir 2026. Ia berkata rencana tersebut sesuai dengan permintaan pemimpin otoritas Israel Benjamin Netanyahu.

Pada Juli lalu, Netanyahu memang telah mengungkapkan kepada Trump soal keinginan Israel menghilangkan sepenuhnya ketergantungan militer kepada AS.

“Kami sama sekali tak menyangka akan pernyataan tersebut. Kami terus menjalin dialog rutin dengan pihak AS, dan bisa dikatakan kami terkejut,” kata seorang pejabat pertahanan Israel.

“Kami masih mempelajari konsekuensi dari keputusan tersebut yang belum disampaikan kepada organisasi terkait hingga kini,” tambahnya.

Baca juga: Palestina sebut tentara Israel akhiri operasi 11 hari di Hebron

Pernyataan Trump tersebut disampaikan bertepatan dengan pemilihan sela di AS.

Isu bantuan militer kepada Israel menjadi salah satu isu yang paling kontroversial baik di Kongres AS maupun di kalangan rakyat AS, khususnya mengingat serangan genosida Zionis Israel di Jalur Gaza.

Menurut laporan tersebut, keputusan menghentikan bantuan militer kepada Israel akan mendapat dukungan luas dari Partai Demokrat.

Adapun nota kesepahaman (MoU) soal bantuan Israel untuk tahun anggaran 2019-2028 yang diteken pada 2016, tepatnya di masa kepresidenan Barack Obama, mencantumkan komitmen Washington menyediakan 3,3 miliar dolar AS dalam rangka bantuan keamanan untuk Israel.

AS juga berkomitmen mengucurkan dana 500 juta dolar AS tambahan untuk program kerja sama pertahanan rudal dengan Israel.

Soal keputusan pemangkasan dana bantuan itu, masih belum jelas anggaran mana saja yang akan dihentikan Trump akhir tahun ini.

Baca juga: PBB catat 397 serangan pemukim Israel terhadap warga Palestina

Sumber: Sputnik

Penerjemah: Nabil Ihsan
Editor: Jafar M Sidik
Copyright © Redaksi 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita Redaksi.