Gerilya PSI Yogyakarta Merekrut Kader Partai Lain

KETUA Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep memanggil Mantan Bupati Gunung Kidul, Yogyakarta, Sunaryanta di rumahnya di Jakarta pusat pada Desember 2025. Bertemu selama hampir satu jam, Kaesang meminta Sunaryanta bekerja keras mengerek suara partai berlambang gajah di Yogyakarta.

“Salah satunya membenahi struktur partai demi membesarkan PSI,” kata Sunaryanta ditemui Tempo di rumahnya di Dusun Kwarasan Wetan, Kedungkeris, Nglipar, Gunung Kidul, Yogyakarta, Kamis, 9 April 2026.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Di Yogyakarta, PSI hanya memperoleh satu kursi anggota legislatif provinsi. Kaesang melantik Sunaryanta menjadi Ketua Dewan Pimpinan Wilayah PSI sejak Januari 2026 di Gunung Kidul. Purnawirawan TNI Angkatan Darat itu menjabat sebagai Bupati Gunung Kidul periode 2021-2025 setelah diusung Partai Golkar dan PKB. Sunaryanta memutuskan bergabung dengan PSI setelah pengurus PSI di Yogyakarta menyodorkan namanya. Sekretaris Jenderal PSI Raja Juli Antoni memanggil purnawirawan TNI pada kongres partai tersebut di Solo pada Juli 2025.

Sunaryanta menyatakan tertarik masuk ke PSI dengan alasan telah mengenal pengurus PSI sejak dia mencalonkan diri sebagai bupati. PSI mendukung pencalonan Sunaryanta. Selain itu, dia beralasan punya kedekatan dengan keluarga Kaesang sejak lama.

Kaesang menyambangi rumah Sunaryanta dua kali. Pertama, saat pelantikan pengurus DPW PSI. Kemudian Kaesang datang ke rumah Suryananta saat PSI menggelar safari Ramadan ke sejumlah pesantren di Yogyakarta bersama Ketua Harian PSI Ahmad Ali dan Ketua DPP PSI Bidang Politik, Bestari Barus.

Dalam pertemuan itu, Sunaryanta menyebut Kaesang menginstruksikan agar seluruh pengurus PSI di Yogyakarta memperkuat kaderisasi dan restrukturisasi partai dari tingkat desa hingga provinsi. Selain itu, Kaesang meminta seluruh pengurus memperkuat jaringan di luar partai, yakni simpatisan dan relawan PSI. “Kami punya ambisi satu daerah pemilihan dapat satu kursi pada pemilu legislatif 2029,” katanya.

Sebagai orang yang baru pertama kali masuk partai, Sunaryanta mengatakan perlu kerja keras untuk merebut suara di basis partai lain. Gunung Kidul dan Sleman misalnya dikenal sebagai kandang banteng, basis pemilih PDI-Perjuangan. Adapun, Kota Yogyakarta dikenal sebagai basis pemilih PAN.

Dia optimistis PSI bisa mencapai target dengan mengerahkan seluruh sumber daya manusia yang mereka miliki. Selain itu, pengalamannya sebagai bupati, kata dia menjadi bekal untuk menjalankan konsolidasi politik dengan jaringannya. Sunaryanta pernah menjadi ajudan Pangkostrad dan asisten pribadi Ryamizard Ryacudu, Menteri Pertahanan periode 2014-2019.

Selepas dilantik sebagai Ketua DPW PSI, Sunaryanta menyebutkan rajin bergerilya merekrut politisi senior dan berpengalaman dari partai-partai besar. Dia menyebut sejumlah pengurus partai itu, termasuk mantan calon anggota legislatif maupun mantan pejabat daerah sedang menjalani proses migrasi ke PSI. Penyebab tokoh itu menyeberang ke PSI di antaranya karena konflik internal antar-elit partai, krisis panutan, dan kesulitan dana operasional.

PSI, kata dia membutuhkan politisi-politisi senior yang populer di kalangan akar rumput untuk menggenjot suara pada Pemilu 2029. Strategi merekrut kader partai lain menjadi pembicaraan dalam Rapat Kerja Nasional PSI di Makassar pada 29-31 Januari lalu di Makassar. PSI mengevaluasi pengurus yang didominasi kalangan muda kurang menyentuh basis akar rumput.

Sunaryanta tak membantah informasi ihwal menyeberangnya sejumlah kader partai dengan perolehan suara besar pada pemilu ke PSI. Tempo menghimpun informasi tentang migrasi salah satu politisi senior dari PKB, Sukamto. Dia pernah menjabat sebagai anggota DPR dari PKB periode 2019-2024. Sukamto pernah mencalonkan diri sebagai Wakil Bupati Sleman pada 2024 bersama Kustini Sri Purnomo.

Sukamto irit bicara ketika Tempo mengkonfirmasi migrasinya ke PSI. “Saya belum resmi menjadi pengurus PSI,” kata Sukamto dihubungi melalui sambungan telepon, Jumat, 10 April 2026.

  • Related Posts

    Ketua Ombudsman Hery Susanto Diduga Terima Rp 1,5 M dari Perusahaan Nikel

    Jakarta – Kejaksaan Agung menahan Ketua Ombudsman RI, Hery Susanto, sebagai tersangka kasus suap tata kelola pertambangan nikel tahun 2013-2025. Hery diduga menerima suap Rp 1,5 miliar. “Tersangka ini menerima…

    Ratusan Siswa di Pulau Anambas Diduga Keracunan MBG

    RATUSAN siswa di Kecamatan Siantan Tengah, Kabupaten Kepulauan Anambas, Riau diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi makan bergizi gratis (MBG) yang disajikan dari satuan pelayanan pemenuhan gizi atau SPPG setempat pada…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *