Presiden Prabowo Subianto sempat melakukan kunjungan resmi menemui Perdana Menteri (PM) Sanae Takaichi di Tokyo, Jepang. Dalam kesempatan itu, Prabowo sempat memuji PM Sanae lantaran mengajaknya berkunjung di musim bunga sakura.
Prabowo melakukan pertemuan bilateral di Istana Akasaka, Tokyo, pada Selasa (31/3) waktu setempat. Dalam pertemuan itu, Prabowo mengaku senang lantaran disambut hangat oleh PM Sanae.
“Pertama-tama, saya menyampaikan penghargaan yang tinggi, terima kasih kepada Perdana Menteri Takaichi dan pemerintah Jepang atas sambutan yang begitu hangat dan begitu terhormat serta undangan yang diberikan kepada saya untuk berkunjung ke Jepang pada musim bunga sakura yang indah ini,” kata Prabowo saat sesi pertemuan bilateral di Istana Akasaka, Tokyo, Selasa (31/3).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Prabowo juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kaisar Jepang Naruhito, yang telah menyambut kedatangannya. Dia menegaskan komitmen untuk memperkuat hubungan kerja sama dengan Jepang.
“Saya juga sangat berterima kasih kemarin saya diterima oleh Sri Baginda Kaisar Naruhito dan kembali saya tegaskan komitmen kami untuk memperkuat hubungan antara Jepang dan Indonesia yang memang sudah berjalan lama dan berjalan dengan sangat baik,” kata dia.
Prabowo mengungkit situasi geopolitik dunia memanas di tengah kunjungan yang dilakukannya. Dia mendorong kerja sama baik antara RI dan Jepang menjadi contoh baik menjamin stabilitas dan perdamaian di kawasan.
“Kami sangat prihatin dengan keadaan ini dan di tengah ketidakpastian itu, hubungan baik kerja sama antara Indonesia dan Jepang adalah contoh kolaborasi yang mengarah dan menjamin stabilitas dan perdamaian di kawasan kita,” katanya.
Prabowo Undang PM Sanae Kunjungi RI
Presiden Prabowo juga merespons dengan baik sambutan hangat PM Sanae. Ia mengundang Sanae turut mengunjungi Indonesia.
Hal itu disampaikan dalam sesi joint press statement Prabowo dan Sanae seusai pertemuan bilateral di Istana Akasaka, Tokyo, Jepang, Selasa (31/3). Prabowo mengapresiasi sambutan hangat Jepang kepadanya.
“Sekali lagi, saya sangat merasa dihormati oleh pemerintah dan oleh bangsa Jepang,” ujarnya.
Prabowo lantas mengundang Sanae untuk melakukan kunjungan resmi ke Indonesia. Dia menegaskan akan memberikan sambutan hangat yang serupa
“Dan saya ingin mengundang yang mulia perdana menteri Jepang, Yang Mulia Takaichi Sanae untuk berkunjung resmi di Indonesia dan kami akan menyambut juga dengan hangat,” katanya.
Di samping itu, Prabowo juga mengucapkan selamat atas kemenangan Sanae di pemilu Jepang. Sanae kembali menjabat PM setelah menang telak di pemilu beberapa waktu lalu.
“Juga kesempatan ini saya sampaikan sebagai sesama politisi, saya ucapkan selamat atas kemenangan Yang Mulia dengan sangat besar dalam pemilihan yang baru dilaksanakan di Jepang,” katanya.
Pertemuan Bahas Kerja Sama Energi-Keamanan
Prabowo lantas menjelaskan lebih rinci terkait pertemuannya dengan PM Sanae. Prabowo mengungkapkan pertemuan itu membahas kerja sama dua negara di berbagai bidang.
“Kami tadi membahas banyak masalah di bidang ekonomi, bidang kerja sama bilateral di bidang energi, di bidang kelautan, maritim dan perikanan, di bidang keamanan dan ini semua menunjukkan trajectory yang positif, yang baik,” kata Prabowo seusai sesi pertemuan bilateral di Istana Akasaka, Tokyo.
Prabowo menekankan pemerintah Indonesia akan mempercepat ratifikasi Indonesia-Japan Economic Partnership Agreement (IJEPA). Dia berharap perjanjian itu dapat rampung dalam waktu dekat.
“Kami, Indonesia, akan bekerja keras untuk mempercepat ratifikasi dan implementasi dari protocol amandemen Indonesia-Japan Economic Partnership Agreement. Saya berharap dalam waktu cepat ini bisa kita selesaikan,” katanya.
Lebih lanjut Prabowo mengajak Jepang berpartisipasi dalam membangun perekonomian Indonesia dengan kerja sama di sejumlah sektor. Di antaranya membangun kemitraan di bidang mineral kritis dan logam tanah jarang.
“Kami juga terus mengajak dan membuka diri untuk partisipasi Jepang dalam ekonomi Indonesia, juga kerja sama kemitraan di bidang mineral kritis dan rare earth, juga kami mengundang Jepang berpartisipasi dalam industrialisasi Indonesia dengan hilirisasi,” katanya.
Di samping itu, Prabowo membuka kerja sama di bidang energi terbarukan dan energi nuklir. Dia juga mendorong Asia Zero Emission Community, atau Komunitas Nol Emisi Asia di mana Indonesia dan Jepang menjadi inisiator.
“Kami juga terbuka untuk kerja sama di bidang energi terbarukan dan energi nuklir. Kami juga akan mendorong Asia Zero Emission Community, di mana perusahaan-perusahaan jepang terlibat di Indonesia dan kami akan mempercepat dan membantu debottlenecking proyek-proyek yang ada, sebagai contoh Legoknangka,” ujarnya.
Kerja sama juga didorong di bidang lain, seperti pendidikan, pariwisata, dan program pembangunan manusia.
“Kami juga mengundang Jepang untuk ikut bersama-sama dalam kooperasi, kolaborasi di semua bidang, termasuk yang tadi saya sampaikan, pendidikan, pariwisata, dan people to people programs,” pungkasnya.
(maa/maa)





