Jakarta (Redaksi) – Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno meminta kebersamaan dan keberagaman masyarakat dari berbagai latar belakang terus diperkuat meskipun Jakarta akan menyandang sebagai kota global.
“Jakarta boleh menjadi kota global, tetapi kebersamaan dan keberagaman masyarakat harus tetap menjadi kekuatan,” kata Rano Karno di Balai Kota Jakarta, Rabu.
Rano mengatakan keberagaman dan kebudayaan menjadi bagian penting dalam perjalanan Jakarta menuju kota global.
Kemajuan kota, kata Rano, perlu berjalan beriringan dengan upaya menjaga identitas dan karakter masyarakat.
Rano kemudian mendorong perempuan termasuk yang bergabung dengan Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) se-Indonesia terus mengambil peran dalam memperkuat kehidupan sosial, keagamaan, dan kebersamaan masyarakat.
Menurut dia, BKMT punya peran penting karena tumbuh dari keterlibatan perempuan dalam berbagai kegiatan keagamaan dan sosial.
Terlebih, organisasi tersebut juga menjadi penghubung majelis taklim yang tersebar di berbagai daerah.
“Kalau majelis taklim di kampung-kampung banyak, di setiap daerah ada. Tetapi bagaimana majelis taklim ini bisa ada di Indonesia? Karena ada Badan Kontak Majelis Taklim,” kata Rano.
Dia menambahkan majelis taklim bukan hanya tempat mempelajari ilmu keagamaan.
Lebih dari itu, majelis taklim menjadi ruang bagi masyarakat untuk belajar mendengar, berbicara, bersosialisasi, dan membangun hubungan dengan sesama.
Nilai tersebut, sambung Rano, sejalan dengan karakter Jakarta sebagai kota yang sejak dahulu menjadi tempat bertemunya masyarakat dari berbagai latar belakang.
Baca juga: Rano: CFD Sabtu-Minggu masih dipertimbangkan karena operasional kantor
Baca juga: Rano nilai upaya jadikan Jakarta Kota Sinema tak cukup lewat festival
Baca juga: Wagub DKI tegaskan Jakarta terbuka terhadap karya kreativitas
Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
Editor: Mentari Dwi Gayati
Copyright © Redaksi 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita Redaksi.