Manado (Redaksi) – BPJS Kesehatan memberikan pemahaman tentang program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kepada mahasiswa Universitas Madako Tolitoli, Sulawesi Tengah melalui sosialisasi.

“Ini sebagai bagian dari upaya memperluas edukasi mengenai pentingnya jaminan kesehatan serta meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap akses layanan kesehatan,” kata Kepala BPJS Kesehatan Cabang Palu, Endang Triana Simanjuntak di Palu, Sabtu.

Dia mengatakan kegiatan sosialisasi ini menjadi sarana bagi mahasiswa untuk memperoleh informasi yang benar dan menyeluruh mengenai program JKN, mulai dari kepesertaan, hak dan kewajiban peserta, prosedur memperoleh pelayanan kesehatan, hingga pemanfaatan layanan digital yang disediakan BPJS Kesehatan.

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa diharapkan dapat memahami mekanisme penyelenggaraan program JKN sekaligus berperan aktif dalam menyebarluaskan informasi yang tepat kepada keluarga dan lingkungan sekitarnya.

Dalam pelaksanaannya, kata dia, BPJS Kesehatan selalu menekankan pentingnya menjaga status kepesertaan JKN tetap aktif agar peserta dapat mengakses pelayanan kesehatan tanpa hambatan.

Ada program REHAB (Rencana Pembayaran Bertahap) juga yang dapat dimanfaatkan bagi peserta yang menunggak dan mau mencicil.

“Mahasiswa juga diberikan pemahaman bahwa program JKN merupakan wujud gotong royong seluruh peserta dalam mendukung pembiayaan pelayanan kesehatan, sehingga keberlanjutan program membutuhkan partisipasi dan kepatuhan bersama,” kata Endang menjelaskan.

Ia menyampaikan, sosialisasi ini juga dapat menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk mengenal berbagai kemudahan layanan administrasi melalui aplikasi Mobile JKN.

Baca juga: SMAN 3 Palu juara LCC BPJS Kesehatan

Dengan memanfaatkan layanan digital tersebut, peserta dapat mengakses berbagai informasi dan mengurus sejumlah kebutuhan administrasi tanpa harus selalu datang langsung ke kantor BPJS Kesehatan.

Pemanfaatan teknologi ini diharapkan dapat mendukung pelayanan yang lebih mudah, cepat, dan efisien bagi masyarakat.

Keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan sosialisasi ini sangatlah penting mengingat mahasiswa merupakan kelompok masyarakat yang memiliki akses luas terhadap informasi dan aktif dalam lingkungan sosial maupun digital.

“Dengan pemahaman yang memadai, mahasiswa diharapkan tidak hanya menjadi penerima informasi, tetapi juga mampu menjadi agen edukasi yang membantu meluruskan kesalahpahaman serta mendorong masyarakat untuk memahami manfaat program JKN secara lebih baik,” ujarnya.

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Universitas Madako Theophilus C Motoh memberikan apresiasi dan rasa senang atas terjalinnya kerja sama dengan BPJS Kesehatan melalui kegiatan sosialisasi program JKN kepada mahasiswa.

Menurut dia, kegiatan ini menjadi langkah positif untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai program dan manfaat jaminan kesehatan, khususnya bagi mahasiswa yang berasal dari luar daerah.

“Mahasiswa dapat memperoleh informasi yang jelas mengenai program JKN, termasuk berbagai kemudahan dan kebijakan yang dapat dimanfaatkan ketika membutuhkan pelayanan kesehatan. Dengan pemahaman tersebut, mahasiswa diharapkan tidak lagi merasa khawatir atau bingung ketika menghadapi persoalan terkait kepesertaan maupun tunggakan iuran JKN,” jelasnya.

Theopilus berharap informasi mengenai program Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah yang berkaitan dengan jaminan kesehatan seperti program berani sehat juga dapat dipahami dengan baik oleh mahasiswa, terutama mereka yang memiliki tunggakan iuran.

Ia menegaskan pentingnya penyampaian informasi yang tepat agar mahasiswa mengetahui ketentuan dan persyaratan program yang berlaku, sehingga dapat memanfaatkan fasilitas pelayanan kesehatan sesuai dengan hak dan ketentuan yang ditetapkan.

Baca juga: BPJS Kesehatan luncurkan loket pelayanan informasi di RS Undata Palu

Pewarta: Karel Alexander Polakitan
Editor: Riza Mulyadi
Copyright © Redaksi 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita Redaksi.