Menkes Pastikan Tidak Ada Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan

MENTERI Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memastikan pemerintah belum berencana menaikkan tarif iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial atau BPJS Kesehatan. “Untuk kenaikan tarif, saya jawab tegas tidak ada,” ujar Budi dalam konferensi pers Kementerian Kesehatan, Jakarta, Kamis, 11 Juni 2026.

Budi mengatakan pemerintah saat ini memilih memperkuat keberlanjutan BPJS Kesehatan melalui sejumlah regulasi yang sedang dibahas bersama Kementerian Sekretariat Negara dan kementerian terkait lainnya.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Salah satu langkah yang dilaksanakan adalah mendorong masuknya tambahan dana sebesar Rp 20 triliun ke BPJS Kesehatan. Menurut Menkes, suntikan dana tersebut diperlukan untuk memperkuat arus kas lembaga penyelenggara jaminan kesehatan nasional itu sehingga pembayaran klaim kepada rumah sakit dapat dilakukan lebih lancar.

“Saya ingin secepat-cepatnya dana Rp 20 triliun itu masuk ke BPJS karena akan membantu BPJS lebih longgar dalam memberikan pembayaran ke rumah sakit,” ujar Budi.

Selain penguatan likuiditas, pemerintah juga tengah menyiapkan tiga regulasi yang berkaitan dengan penyelenggaraan BPJS Kesehatan. Aturan tersebut mencakup implementasi Kelas Rawat Inap Standar (KRIS), penerapan sistem Indonesia Diagnosis Related Groups (INA-DRG) yang baru, serta pembaruan skema Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Menurut Budi, perubahan tersebut ditujukan agar pengeluaran BPJS Kesehatan menjadi lebih efisien dan tepat sasaran sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Ada tiga aturan yang terkait BPJS yang mudah-mudahan bisa segera keluar. Kami terus berkoordinasi dengan Kementerian Keuangan, kementerian koordinator, dan Sekretariat Negara agar ini bisa segera diselesaikan,” kata dia.

Budi berharap seluruh regulasi tersebut dapat segera diterbitkan sehingga penguatan layanan BPJS Kesehatan dapat berjalan lebih optimal tanpa harus membebani peserta melalui kenaikan iuran.

  • Related Posts

    BGN Tata Ulang Penerima Manfaat MBG: Yang Kaya Tak Dapat Lagi

    Jakarta – Badan Gizi Nasional (BGN) tengah melakukan pembenahan pelaksanaan program makan bergizi gratis (MBG), salah satunya klaster penerima manfaat. BGN akan menata ulang, sehingga sekolah elite atau penerima yang…

    Kepala BGN Bakal Menghadap Prabowo Jumat Sore

    KEPALA Badan Gizi Nasional Nanik Sudaryati mengatakan rapat bersama Presiden Prabowo Subianto yang semestinya berlangsung hari ini, Kamis, 11 Juni 2026, ditunda menjadi esok hari. Berdasarkan pantauan Tempo, Nanik tiba…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *