Mengapa wanita menggelitik

Gambaran “petarung” sering kali mengingatkan kita pada laki-laki, namun perempuan selalu hadir di dalam dan di sekitar medan perang – dalam pemberontakan, pertahanan, dan penyerangan. Kontribusi mereka telah membentuk perang dengan cara yang jarang tercatat dalam sejarah, dan sering kali tertanam atau dijadikan fetish dalam narasi populer.

Di seluruh dunia, perempuan lebih banyak terlibat dalam pemberontakan dibandingkan tentara nasional. Jadi apa motivasi, perjuangan dan keadaan yang mendorong perempuan untuk mengangkat senjata dan seberapa signifikan dampaknya terhadap cara perjuangan yang dilakukan?

hubungannya dengan Ali Rae di Episode Empat Semua Salam Militer – sebuah seri lima bagian yang mengungkap sistem, kekuatan, dan keterlibatan tersembunyi yang menopang militerisme global – dan dampak besar yang ditimbulkannya terhadap kita semua.

  • Related Posts

    KWP Bersama BNI Salurkan 2.000 Paket Peralatan Sekolah di 3 Provinsi

    Jakarta – Koordinatoriat Wartawan Parlemen (KWP) menggelar aksi sosial bertajuk ‘KWP Berbagi! KWP Peduli Pendidikan’ yang dilakukan di sejumlah daerah. Secara simbolis aksi sosial dilaksanakan di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta,…

    Bahlil Bahas Energi Alternatif Bersama Prabowo di Istana

    PRESIDEN Prabowo Subianto memanggil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia ke Istana Kepresidenan Jakarta, pada Kamis petang, 11 Juni 2026. Selepas rapat, Bahlil menyebut dirinya dan sang Kepala…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *