Tiongkok membuka pasarnya untuk mengekspor Afrika. Siapa yang diuntungkan?

Akses Tiongkok yang bebas tarif terhadap banyak produk Afrika telah memperbarui harapan akan pertumbuhan industri. Namun perdagangan masih belum merata.

Beijing baru-baru ini menghapus tarif terhadap banyak impor dari Afrika selama dua tahun ke depan.

Tiongkok menginginkan akses terhadap sumber daya Afrika, dan benua tersebut ingin membangun industri dan lapangan kerja serta meningkatkan nilai rantai.

Perkembangan perdagangan yang terjadi ketika Tiongkok memperluas pengaruhnya di Afrika dan Amerika Serikat tampaknya menarik diri dari benua tersebut.

Selama lebih dari satu dekade, uang Tiongkok telah membantu membiayai jalan raya, kereta api, dan pelabuhan di seluruh Afrika. Tiongkok juga merupakan mitra dagang terbesar di Afrika.

Namun ekspor Tiongkok ke Afrika jauh melebihi ekspor Afrika ke Tiongkok. Banyak negara Afrika masih sangat bergantung pada ekspor komoditas mentah dan impor barang-barang manufaktur.

  • Related Posts

    Polda Metro Hormati Putusan Praperadilan Kasus Andrie Yunus, Akan Pedomani UU

    Jakarta – Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan mengabulkan sebagian permohonan Tim Advokasi untuk Demokrasi gugatan praperadilan kasus penyiraman air keras aktivis KontraS Andrie Yunus dan memerintahkan Polda Metro Jaya melanjutkan…

    Kemhan soal Kerja Sama Industri Pertahanan dengan Qatar: Masih Penjajakan

    KEMENTERIAN Pertahanan menandatangani dokumen kerja sama pertahanan dalam kunjungan Menteri Pertahanan merangkap Deputi Perdana Menteri Qatar, Sheiks Saoud bin Abdurrahman bin Hassan bin Ali Al Thani. Kepala Biro Informasi Pertahanan…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *