Polisi Jerman bentrok dengan fans Crystal Palace dan Vallecano di final Europa

Polisi Jerman mengungkap dua insiden bentrokan antara ratusan fans Crystal Palace dan Rayo Vallecano di Leipzig.

Kegembiraan Crystal Palace dan Rayo Vallecano bentrok di Leipzig saat tim mereka bersiap untuk bermain di Konferensi Liga terakhir, dengan petugas terluka dan dua penangkapan dilakukan.

Polisi Jerman mengatakan botol, gelas bir, dan perabotan restoran dilempar pada Selasa malam ketika sekitar 300 penggemar Rayo bertemu dengan penggemar Palace yang sedang duduk di luar restoran, dan petugas juga turun tangan dalam insiden lebih lanjut ketika sekitar 60 penggemar Palace “memprovokasi” pendukung klub La Liga Spanyol.

Cerita yang Direkomendasikan

daftar 4 barang

daftar akhir

Polisi Leipzig mengatakan kedua petugas polisi tersebut mengalami luka ringan namun tetap sehat untuk bertugas. Lebih dari 300 orang diperiksa identitasnya, kata polisi pada hari Rabu.

“Sekitar pukul 20:00 (19:00 BST), sekitar 300 penggemar Rayo Vallecano, yang dianggap berisiko tinggi melakukan hooliganisme, berkumpul di pusat kota,” bunyi pernyataan dari Kepolisian Negara Bagian Saxon.

“Fans Rayo Vallecano dan Crystal Palace saling menyerang secara verbal dan fisik. Departemen Kepolisian Leipzig, dengan dukungan polisi anti huru hara, telah bertugas sejak Senin … Layanan darurat di lokasi segera pergi ke antara fan camp dan memisahkan mereka. Pasukan polisi dari kedua fan camp diserang. Hal ini terutama dilakukan dengan cara melempar.”

Melaporkan kejadian terpisah dengan penggemar dari klub Liga Utama Inggris, polisi menambahkan: “Pengacau yang diketahui dari Crystal Palace pindah ke area Penguin Ice Bar dan sekitar 60 orang memprovokasi Spanyol yang lewat dan dikepung oleh polisi federal.”

Kedua tim berada di final Eropa pertama mereka, dan ini adalah pertandingan terakhir di Palace bagi pelatih Oliver Glasner sebelum dia pergi pada akhir musim.

Kemenangan untuk Palace pada hari Rabu akan membuat klub-klub Inggris tetap berada di jalur yang tepat untuk lolos ke kompetisi ketiga kontinental klub putra utama Eropa.

Aston Villa memenangkan Liga Europa minggu lalu, dan Arsenal akan bermain melawan Paris Saint-Germain di final Liga Champions pada Sabtu hari.

Polisi di Paris memaksanya menanganinya mengipasi kekerasan dan memaksa menyusul kemenangan semifinal PSG di Bayern Munich, dan kehadiran keamanan yang ketat diperkirakan terjadi di ibu kota Hongaria, Budapest, untuk pertandingan hari Sabtu.

  • Related Posts

    Sapi Kurban Lepas Masuk Minimarket di Bogor, Sempat Kejar Emak-emak

    Jakarta – Seekor sapi kurban lepas masuk minimarket di Kecamatan Leuwiliang, Bogor, Jawa Barat. Sapi tersebut mulanya hendak diturunkan dari mobil. “Jadi sapi itu hendak turun dari mobil, tadinya sapinya…

    Prabowo Salat Idul Adha di Paris

    PRESIDEN Prabowo Subianto melaksanakan salat Idul Adha 1447 Hijriah di Paris, Prancis, pada Rabu, 27 Mei 2026. Ibadah dilaksanakan di Wisma Indonesia, Kedutaan Besar Republik Indonesia yang bertempat di ibu…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *