Empat orang tewas setelah minibus dipanggil dengan kereta api di Belgia

Minibus, yang membawa sembilan orang, melewati penghalang penyeberangan tertutup pada jam sibuk pagi hari di dekat kota Buggenhout.

Setidaknya empat orang tewas, termasuk dua anak-anak, setelah sebuah kereta api yang melaju dengan kecepatan tinggi menabrak sebuah minibus yang membawa anak-anak berkebutuhan khusus yang sedang melintasi jalur kereta api di Belgia.

Menurut pihak berwenang Belgia pada hari Selasa, minibus, yang membawa sembilan orang, melewati penghalang penyeberangan tertutup pada jam sibuk pagi hari di dekat kota Buggenhout, sekitar 30 kilometer (20 mil) barat laut ibu kota, Brussels.

Cerita yang Direkomendasikan

daftar 4 barang

daftar akhir

Selain itu, juru bicara operator kereta api Belgia Infra-Bel mengatakan kepada lembaga penyiaran publik RTBF bahwa kereta tersebut melaju dengan kecepatan sekitar 120 kpj (75 mph) saat mendekati persimpangan dan “tidak punya waktu untuk mengerem”.

“Dampaknya sangat dahsyat,” kata Frederic Sacre.

Juru bicara kantor kejaksaan Flanders Timur, Lisa De Wilde, mengatakan sopir bus, 49, dan seorang pengawalnya, 27, tewas bersama dua anak berusia 12 dan 15 tahun.

Lima anak terluka dan dirawat di rumah sakit dalam kondisi serius, seraya menambahkan bahwa penyebab kecelakaan itu belum diketahui.

“Yang kami tahu, temboknya ditutup dan lampu merah menyala,” katanya.

Juru bicara Kepolisian Federal An Berger juga mengatakan bahwa pengemudi minibus tampaknya berhasil melewati penghalang tersebut.

“Van itu datang dari Kerkhofstraat, jalan yang sejajar dengan jalur kereta api, dan berbelok ke kiri menuju Vierhuizen, melintasi jalur kereta api di titik yang ditutup pada saat itu. Van itu ditabrak oleh kereta yang melaju,” kata Berger.

Seorang petugas Polisi Forensik memeriksa bus yang rusak di lokasi kecelakaan setelah sebuah kereta menabrak bus sekolah, di perlintasan kereta api Vierhuizen di Buggenhout, sekitar 20 km utara Brussels pada 26 Mei 2026.
Seorang petugas Polisi Forensik memeriksa bus yang rusak di lokasi kecelakaan setelah sebuah kereta menabrak bus sekolah, di perlintasan kereta api Vierhuizen di Buggenhout, sekitar 20 km sebelah utara Brussels [AFP]

Perdana Menteri Bart De Wever mengatakan di X bahwa dia “sangat terkejut dengan kecelakaan mengerikan di Buggenhout”.

“Pikiran saya mengingatkan pada keluarga yang terkena dampak,” tambah De Wever.

Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen juga mengatakan dia “patah hati” atas “kecelakaan tragis” tersebut.

“Saya turut berduka cita sedalam-dalamnya kepada keluarga korban dan orang-orang yang mereka cintai,” tulis von der Leyen di X.

Diperkirakan sekitar 100 penumpang berada di dalam kereta dan tidak ada yang terluka. Lalu lintas kereta api di kawasan itu juga dihentikan.

  • Related Posts

    Fadli Zon: Prabowo Sering ke Prancis karena Hubungan Saling Untung

    MENTERI Kebudayaan Fadli Zon mengatakan Presiden Prabowo Subianto sering berkunjung ke Prancis karena hubungan bilateral kedua negara saling menguntungkan dan strategis. “Saya kira hubungan ekonomi kita sedang baik dan saya…

    Qurban: Meneguhkan Keimanan dan Memperkuat Kepedulian Sosial

    INFO TEMPO – Hari Raya Idul Adha bukan sekadar momentum ritual tahunan, melainkan ruang spiritual untuk memperkuat kualitas keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Ibadah qurban mengajarkan kepada kita semua…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *