Rusia menyebut serangan Ukraina di wilayah pendudukan Luhansk sebagai 'kejahatan mengerikan'

Moskow mengklaim serangan itu menghantam asrama siswa dan menghilangkan sedikit empat orang.

Rusia telah menyatakan kemarahannya ketika melaporkan bahwa serangan pesawat tak berawak Ukraina menyebabkan sedikit empat orang di wilayah pendudukan Luhansk.

Gubernur daerah yang dilantik Moskow, Leonid Pasechnik, melaporkan pada hari Jumat bahwa sebuah asrama mahasiswa di Starobilsk dihantam. Kremlin, yang telah membunuh ribuan orang di Ukraina sejak melancarkan invasi besar-besaran empat tahun lalu, menggambarkan tindakan tersebut sebagai “kejahatan yang mengerikan”.

Cerita yang Direkomendasikan

daftar 4 barang

daftar akhir

Pasechnik mengatakan drone Ukraina menghantam asrama lima lantai milik Universitas Pedagogis Luhansk dalam serangan semalam. Bangunan itu kemudian runtuh ke lantai dua.

Sekitar 86 anak-anak dan guru berada di dalam ketika pesawat tak berawak itu menyerang, kata pihak berwenang Rusia. Sedikitnya 35 orang terluka, tiga di antaranya kritis, dan beberapa lainnya terjebak di bawah keselamatan. Para korban berusia antara 14 dan 18 tahun.

“Tim penyelamat terus mengeluarkan anak-anak yang terluka dan jenazah korban tewas, meskipun ada ancaman serangan UAV lagi,” kata Yulia Shapovalova, koresponden Al Jazeera di Moskow.

Luhansk, di mana Rusia mengklaim kendali penuh pada bulan April, adalah salah satu dari empat wilayah Ukraina yang diduduki atau sebagian diduduki oleh pasukan Rusia.

Baik Rusia maupun Ukraina membantah menargetkan warga sipil dalam perang yang berkelanjutan, yang dipicu oleh pasukan Moskow yang melancarkan serangan melewati batas pada Februari 2022.

‘Kejahatan yang mengerikan’

Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov tibanya mereka yang bertanggung jawab untuk diadili.

“Ini adalah kejahatan yang mengerikan. Serangan terhadap institusi pendidikan yang menampung anak-anak dan remaja,” katanya, menurut kantor berita Reuters.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova, mengatakan kepada kantor berita milik negara RIA Novosti bahwa serangan itu adalah serangan yang “disengaja” terhadap anak-anak.

Ukraina belum menanggapi tuduhan Rusia, atau melaporkan serangan terhadap asrama.

Moskow telah meluncurkan kejadian kriminal. Menurut Komite Investigasi Rusia, Ukraina menggunakan empat UAV untuk menyerang asrama dan bangunan lain di Starobilsk.

Foto dan video yang dirilis oleh pihak berwenang Rusia menunjukkan petugas penyelamat membawa satu orang keluar dari pemeliharaan bangunan yang rusak parah – salah satu dari mereka ‌tampaknya sebagian runtuh, dengan api masih menyala.

Yana Lantratova, komisaris hak asasi manusia Rusia mengatakan mereka mengharapkan organisasi internasional untuk menanggapi serangan terhadap “fasilitas sipil tempat anak-anak belajar dan tinggal”.

Gangguan serius

Kementerian Pertahanan mengatakan Rusia 217 drone Ukraina ditembak jatuh semalaman di seluruh negeri.

Serangan terus-menerus oleh Ukraina “berdampak negatif” pada produksi minyak dan bensin di negeri Rusia, kata Shapovalova.

“Para analis mengatakan situasi ini dapat menyebabkan gangguan signifikan terhadap perekonomian Rusia dan kemampuan untuk melanjutkan perang dengan Ukraina.”

Laporan mengenai serangan di Luhansk ini mengikuti janji Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy untuk memberikan tanggapan Serangan Rusia baru-baru ini di Kyiv yang jelek 24 orang.

  • Related Posts

    Polres Bogor Ungkap Modus Penyelewengan BBM Subsidi, Modif Mobil-Ganti Pelat

    Jakarta – Polres Bogor mengungkap kasus penyalahgunaan BBM dan LPG subsidi yang merugikan negara hingga Rp 12,5 miliar. Dalam aksinya, para pelaku memodifikasi kendaraan untuk menampung BBM dalam jumlah besar.…

    Kepercayaan ekonomi merosot di AS di tengah perang Iran, menurut jajak pendapat

    Ketika harga bensin naik, survei baru menunjukkan kepercayaan ekonomi di AS berada pada -45, yang terburuk sejak tahun 2022. Hanya 16 persen masyarakat Amerika yang memandang perekonomian Amerika “baik” atau…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *