Gerindra: Prabowo Hadiri Paripurna di DPR Bukti Concern Ekonomi RI

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto rencananya akan menghadiri rapat paripurna DPR RI pada pagi hari ini. Juru Bicara Partai Gerindra Bahtra Banong menilai kehadiran Prabowo bukti kepedulian terhadap pertumbuhan ekonomi RI.

“Ini sesuatu yang bagus, kami menyambut positif. Ini menandakan hubungan pemerintah dengan DPR juga terjalin sangat bagus. Kami juga berterima kasih presiden mau hadir langsung menyampaikan, yang selama inikan Menkeu yang sampaikan KEM,” kata Bahtra saat dihubungi, Selasa (20/5/2026).

Ia menyebut kehadiran Prabowo bermakna Presiden memperhatikan kondisi ekonomi Indonesia. “Dengan kehadiran presiden artinya Presiden Prabowo concern terhadap pertumbuhan ekonomi kita ke depan,” katanya.

Wakil Ketua Komisi II DPR ini juga menyebut kondisi ekonomi Indonesia semakin baik selama dipimpin Prabowo. Ia mengungkit pertumbuhan ekonomi 5,61 persen pada kwartal I.

“Kondisi ekonomi kita kan makin membaik selama dipimpin Pak Prabowo, bahkan menurut data BPS tumbuh 5,61 di kwartal I. Fundamental ekonomi kita kuat nggak usah khawatir terhadap narasi-narasi yang dibangun oleh sebagian pihak seolah-olah kondisi ekonomi kita buruk,” ujarnya.

Seperti diketahui, DPR akan menggelar rapat paripurna ke-19 masa persidangan V tahun sidang 2025-2026 pada hari ini Rabu, 20 Mei 2026. Rencananya, rapat paripurna tersebut akan dihadiri oleh Presiden Prabowo Subianto.

“Ya, rencananya seperti itu ya (Prabowo hadir paripurna),” kata Wakil Ketua DPR Saan Mustopa di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (19/5).

Saan mengatakan rencananya Prabowo akan menyampaikan kerangka ekonomi makro (KEM). Kemudian, Prabowo disebut juga akan memaparkan pokok-pokok kebijakan fiskal (PPKF).

“Jadi, untuk penyampaian kerangka ekonomi makro, terus juga pokok-pokok kebijakan fiskal yang akan disampaikan langsung oleh Presiden,” ujarnya.

Politikus Partai NasDem itu mengatakan hal ini menjadi kehadiran perdana Prabowo dalam rapat paripurna DPR.

“Ya, yang saya tahu ya (perdana),” ujarnya. (maa/maa)

  • Related Posts

    Instruksi Prabowo: Anggaran MBG Dipotong Jadi Rp 268 Triliun

    MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan memangkas pagu program makan bergizi gratis (MBG) sebesar Rp 67 triliun pada anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) tahun 2026. Dengan demikian, outlook belanja…

    Status Darurat Global Ebola, Kemenkes Ingatkan Warga Waspada

    KEMENTERIAN Kesehatan meminta masyarakat tetap tenang namun waspada menyusul keputusan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), yang menetapkan wabah Ebola di Republik Demokratik Kongo sebagai Darurat Kesehatan Masyarakat yang Meresahkan Dunia atau…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *