84 SPPG di Surabaya Tak Kantongi SLHS Buntut 200 Siswa Keracunan MBG

Jakarta – Sebanyak 84 satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) di Surabaya belum mengantongi sertifikat laik higiene sanitasi (SLHS) dan tetap beroperasi. Temuan ini buntut kasus 200 siswa dari 12 sekolah di Kecamatan Bubutan keracunan menu makan bergizi gratis (MBG).

Kepala Pelayanan Pemenuhan Gizi (PPG) Kota Surabaya, Kusmayanti, mengungkapkan berdasarkan data per Rabu (13/5/2026), terdapat total 133 SPPG di Surabaya. Dari jumlah itu, baru 49 SPPG yang telah memiliki SLHS.

“84 SPPG belum memiliki SLHS. Jumlah SPPG yang sudah operasional sebanyak 108 SPPG, jumlah SPPG yang belum operasional sebanyak 19 SPPG, dan jumlah SPPG yang berhenti atau tidak operasional ada di 6 SPPG,” kata Kusmayanti di DPRD Surabaya, dilansir detikJatim, Rabu (13/5/2026).

Kusmayanti menjelaskan, SPPG yang belum memiliki SLHS tetap dapat beroperasi dengan syarat tertentu. Salah satunya, pengelola wajib segera mengurus pendaftaran sertifikasi setelah dapur mulai beroperasi.

“Itu memang diperkenankan tetapi batasnya adalah kriterianya, setelah tanggal operasional maksimum 30 hari harus segera mendaftar,” ujarnya.

Ia menambahkan, dalam proses pengajuan SLHS terdapat sejumlah persyaratan dan sertifikasi lain yang harus dipenuhi, sehingga tidak semuanya dapat selesai dalam waktu singkat.

Baca selengkapnya di sini. (azh/azh)

  • Related Posts

    PKB Sambut MK Tegaskan Jakarta Tetap Ibu Kota RI: Tak Ada Kekosongan Hukum

    Jakarta – Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan Provinsi DKI Jakarta masih Ibu Kota Indonesia, bukan Ibu Kota Nusantara (IKN). Wakil Ketua Komisi V DPR RI Syaiful Huda menyambut baik keputusan itu.…

    Man City mengalahkan Palace untuk memperkecil jarak dengan Arsenal menjadi 2, dengan dua pertandingan tersisa

    Manchester City mengatasi Crystal Palace 3-0 untuk memangkas keunggulan Arsenal di Premier League menjadi dua poin menjelang akhir musim. Tim lapis kedua Manchester City mengalahkan Crystal Palace 3-0 pada hari…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *