Kepala BPJPH Sebut Jateng Bisa Jadi Role Model Ekosistem Halal

Jakarta – Kepala BPJPH Ahmad Haikal Hasan atau Babe Haikal menerima kunjungan kerja Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen. Dalam pertemuan itu, Babe Haikal menyampaikan apresiasi terhadap komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam memperkuat ekosistem halal.

Menurut Babe Haikal, kerja sama antara BPJPH dan Pemprov Jateng menjadi contoh kolaborasi lintas sektor yang berjalan efektif dan terintegrasi. Ia menilai Jawa Tengah memiliki potensi menjadi daerah percontohan dalam penguatan ekosistem halal.

“Saya sangat gembira atas kehadiran Gus Wagub. Kerja sama yang kuat seperti inilah yang kami harapkan. Jawa Tengah layak menjadi role model dalam sebuah kolaborasi yang kuat dan menyeluruh, mulai dari penguatan Rumah Potong Hewan (RPH), rumah potong unggas, perhatian terhadap pelaku usaha yang belum tertib halal, hingga lokasi-lokasi yang ke depan akan terus kami awasi bersama,” ujar Babe Haikal dalam keterangan tertulis, Kamis (30/4/2026).

Babe Haikal mengatakan langkah yang dilakukan Pemprov Jateng mencerminkan pengembangan ekosistem halal yang menyeluruh di tingkat daerah. Ia juga mengapresiasi dukungan nyata Pemprov Jateng melalui hibah tanah untuk memperkuat kelembagaan BPJPH di Jawa Tengah.

Menurutnya, dukungan tersebut menunjukkan keseriusan Pemprov Jateng dalam membangun ekosistem halal yang berkelanjutan.

“Ini merupakan contoh yang dapat direplikasi di daerah lain, bagaimana pemerintah daerah hadir dan berperan aktif dalam membangun ekosistem halal secara menyeluruh,” tambahnya.

Babe Haikal juga menyoroti perhatian Pemprov Jateng terhadap pengawasan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Dari hampir 5.000 SPPG di Jawa Tengah, seluruhnya didorong memenuhi ketentuan sesuai arahan Presiden, mulai dari sertifikat higienis, sanitasi, hingga sertifikat halal.

“Dari hampir lima ribu SPPG yang ada di Jawa Tengah, seluruhnya juga menjadi bagian dari perhatian dan pengawasan. Hal ini sejalan dengan arahan Bapak Presiden Prabowo bahwa selain standar kebersihan dan sanitasi, aspek kehalalan juga harus dipastikan,” lanjutnya.

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengatakan kunjungannya ke BPJPH merupakan tindak lanjut dari hasil Musrenbang perencanaan tahun 2027. Fokusnya antara lain pada pengembangan pariwisata berkelanjutan yang ramah muslim serta penguatan ekonomi syariah.

“Kami ingin mendorong Jawa Tengah menjadi daerah yang semakin ramah muslim, memperkuat pariwisata halal, serta meningkatkan jumlah produk makanan bersertifikat halal. Hasil konsultasi ini akan kami bawa ke Jawa Tengah untuk pengawasan pelaku usaha dan pembinaan UMKM agar semakin banyak yang tersertifikasi halal,” kata Taj Yasin Maimoen.

“Kami menargetkan pada tahun 2027, Jawa Tengah dapat mengalami peningkatan signifikan dalam sektor wisata muslim dan produk bersertifikat halal. Karena itu, kami terus mendorong pelaku usaha, khususnya UMKM, untuk segera memiliki sertifikat halal,” sambungnya.

Taj Yasin menambahkan, jika dukungan pembiayaan melalui APBD terbatas, Pemprov Jateng akan mendorong peran sektor swasta. Salah satunya melalui skema orang tua asuh bagi UMKM dalam proses sertifikasi halal.

Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Utama BPJPH Muhammad Aqil Irham menyebutkan, dari lebih dari 4.311 SPPG di Jawa Tengah, sebanyak 814 di antaranya telah memiliki sertifikat halal. Sementara itu, secara nasional, dari total 12,7 juta produk bersertifikat halal, hampir 2,2 juta produk berasal dari Jawa Tengah.

Pertemuan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Soemarno, Deputi Bidang Kemitraan dan Standardisasi Abd Syakur, Deputi Bidang Pembinaan dan Pengawasan JPH E.A Chuzaemi Abidin, serta Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah Saiful Mujab. (akn/ega)

  • Related Posts

    Rektor Unhas Jelaskan Alasan Kampus Kelola Dapur MBG

    UNIVERSITAS Hasanuddin (Unhas) menjadi kampus pertama yang membangun dan mengelola dapur makan bergizi gratis (MBG). Rektor Unhas, Jamaluddin Jompa menjelaskan alasan di balik langkah kampus membangun dan mengelola satuan dapur…

    Rapat Paripurna, Sejumlah Legislator DKI Minta Sekolah Gratis Ditambah

    Jakarta – DPRD DKI Jakarta menyoroti pelaksanaan program sekolah gratis yang dijalankan Pemprov DKI dalam Rapat Paripurna hari ini. Legislator mengapresiasi program tersebut, namun mengingatkan agar pelaksanaannya tepat sasaran hingga…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *