Dibasmi di Jakarta, Ikan Sapu-sapu Malah Jadi Konsumsi Warga Sidrap

JakartaIkan sapu-sapu gencar diburu hingga dibasmi di Jakarta karena dianggap sebagai hama dan spesies invasif berbahaya. Berbeda dengan Jakarta, masyarakat di Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan (Sulsel), justru mengkonsumsi ikan sapu-sapu hingga menjadikannya pakan ternak.

“Tahun lalu bulan November itu dimulai program memanfaatkan ikan sapu-sapu menjadi pakan,” kata Ketua Kelompok Ternak Bebek, Muhammad Abu Rizal dilansir detikSulsel, Rabu (29/4/2026).

Rizal mengatakan, ide tersebut berangkat dari banyaknya ikan sapu-sapu di Danau Sidenreng, Desa Mojong, Kecamatan Watang Sidenreng. Danau tersebut juga dipenuhi eceng gondok.

Belakangan situasi danau itu ternyata mendapat sorotan dari Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif. Dari situ tercetus ide untuk mengolah ikan sapu-sapu.

Sementara itu, Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif mengakui warga juga mengonsumsi ikan sapu-sapu dari Danau Sidenreng secara terbatas. Dia mengklaim ikan itu belum sampai terkontaminasi logam berat sebagaimana yang ada di Jakarta.

“Itu ikan sapu-sapu di Danau Sidenreng kontaminasinya tidak ada karena tidak ada industri yang dekat dari danau. Makanya itu biasa tetap konsumsi tetapi secara terbatas karena dagingnya sedikit lebih banyak tulangnya,” ucap Syahar.

Baca berita lengkapnya di sini.

(maa/ygs)

  • Related Posts

    Populer: Pemecatan Dosen Atma Jaya hingga Tiyo Temukan Alat Pelacak

    SEJUMLAH artikel nasional yang tayang pada Ahad, 14 Juni 2026, menarik minat pembaca. Redaksi Tempo menghimpun tiga artikel yang paling banyak dibaca hingga pagi ini. Artikel terpopuler nasional Tempo yang…

    Pigai Tegaskan KemenHAM Tak Pernah Usulkan Pembangunan Kantor Baru

    Jakarta – Menteri Hak Asasi Manusia RI (HAM) Natalius Pigai menegaskan pihaknya tidak pernah mengusulkan anggaran untuk pembangunan kantor baru dalam pembahasan kebutuhan anggaran Tahun Anggaran 2027. Hal tersebut disampaikan…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *