Jakarta – Menteri Lingkungan Hidup (LH) Mohammad Jumhur Hidayat memastikan akan fokus mengurus permasalahan sampah di Indonesia. Dia menargetkan pada 2028 permasalahan pengolahan sampah di Indonesia bisa diatasi.
“Tahun 2028, itu kita selesai deh urusan ini. Insyaallah bisa. Karena komitmen dari Bapak Presiden adalah memastikan ini menjadi program prioritas nasional, karena itu semua kementerian, semua orang, bukan hanya LH, tapi semua, pasti akan bekerja ke arah solusi tadi,” kata Jumhur di gedung Kementerian LH, Jakarta Selatan, Rabu (29/4/2026).
Jumhur menyebut banyak juga ide pengelolaan sampah yang ada di masyarakat seperti salah satunya Refuse Derived Fuel (RDF). Pihaknya akan mendorong alternatif-alternatif masyarakat untuk pengelolaan sampah.
“Dan hasilnya bagus RDF itu, jadi dia bisa model menjadi apa saja, bisa menjadi apa namanya, bahan bakar, kemudian jadi genteng, jadi paving block, dan itu itu kita terus encourage,” sebutnya.
Jumhur juga memastikan ide dan inovasi masyarakat dalam pengelolaan sampah bakal diterima. Pemerintah akan memberikan dukungan.
“Kita dorong terus semua gerakan masyarakat yang punya cita-cita untuk mengelola sampah harus kita, apa Selamat datangi. Pemerintah memastikan akan selamat datangi itu dan kita sama-sama terus mengeksplor supaya menjadi kenyataan,” ujarnya.
(ial/maa)






