Top 3: JK soal Megawati Usung Jokowi hingga Prabowo Sidak Bulog

SEJUMLAH artikel nasional yang terbit pada Sabtu, 18 April 2026 menarik perhatian pembaca. Tiga berita terpopuler di kanal Nasional Tempo di antaranya cerita Jusuf Kalla yang mempertanyakan keputusan Megawati Soekarnoputri mengusung Joko Widodo. Kemudian, Presiden Prabowo Subianto yang melakukan inspeksi mendadak atau sidak ke gudang Bulog dan Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto tentang kritik publik semasa pemerintahan Jokowi.

Berikut rangkuman tiga berita terpopuler:

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

1. Cerita Jusuf Kalla Pertanyakan Keputusan Megawati Usung Jokowi

Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla menceritakan pengalamannya ketika diminta mendampingi Joko Widodo di pemilihan presiden 2014. Dia mengatakan tawaran tersebut datang dari Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.

Mulanya Jusuf Kalla mempertanyakan keputusan Megawati yang mengusung Jokowi sebagai calon presiden. Sebab, menurut Jusuf Kalla, Jokowi belum cukup berpengalaman untuk ditugaskan sebagai kepala negara.

“Baru dua tahun menjadi Gubernur (Jakarta),” kata pria yang disapa JK ini saat konferensi pers di rumahnya di kawasan Jakarta Selatan pada Sabtu, 18 April 2026.

JK sempat mengimbau kepada ketua umum partai berlambang banteng itu untuk mempertimbangkan ulang pencalonan Mantan Wali Kota Solo tersebut. “Belum cukup pengalaman, nanti rusak negeri ini,” ujar wakil presiden periode ke-10 dan ke-12 ini.

Namun, kata dia, Megawati tetap memintanya mendampingi Jokowi yang dicalonkan oleh PDIP di pilpres 2014. Menurut dia, putri Sukarno itu tetap mempercayai agar berduet dengan Jokowi. “Kenapa saya? Karena saya berpengalaman,” katanya.

Baca berita selengkapnya di sini.

2. Prabowo Sidak Gudang Bulog di Magelang

Presiden Prabowo Subianto melakukan sidak ke Gudang Bulog Danurejo di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Ketua Umum Partai Gerindra ini memeriksa gudang beras tersebut usai menyampaikan pengarahan kepada ketua dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD) seluruh Indonesia di Akademi Militer pada Sabtu, 18 April 2026.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan, sidak ini untuk memastikan ketersediaan dan kelancaran distribusi cadangan pangan nasional. Menurut Teddy, kunjungan ini salah satu bentuk upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas pasokan beras di daerah.

Teddy berujar inspeksi itu adalah inisiatif Prabowo. “Bapak Presiden tadi mendadak menanyakan ingin melihat gudang Bulog di Magelang atau di Yogyakarta sekembalinya dari acara pimpinan DPRD,” kata dia dalam keterangan tertulis. 

Dalam kunjungannya, Prabowo menekankan bahwa selain ketersediaan, kualitas beras harus ikut dijaga. “Serta distribusinya harus tepat waktu dan tepat sasaran agar benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tutur Teddy.

Baca berita selengkapnya di sini.

3. Hasto Cerita Kebenaran Kritik Publik ke Pemerintahan Jokowi

Hasto Kristiyanto mengatakan selama ini kritik publik pada masa pemerintahan Presiden Joko Widodo ternyata benar. Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan ini mengatakan penyampaian kritik kepada pemerintah sehat bagi demokrasi. Dia menceritakan pengalaman PDI perjuangan pada periode kedua pemerintahan Jokowi.

Kala itu, kata dia, muncul banyak kritik. Belakangan PDI perjuangan kemudian menyadari kritik yang diberikan merupakan sebuah kebenaran. 

“Ternyata banyak kritik-kritik yang diberikan itu adalah suatu kebenaran,” kata usai seminar ’71 Tahun Peringatan KAA: Relevansi Gerakan Asia-Afrika dalam Krisis Geopolitik Saat Ini’ di Sekolah Partai PDI Perjuangan, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Sabtu, 18 April 2026.

Hasto tidak mau partai yang berada di dalam pemerintah kini mengalami pengalaman seperti PDI Perjuangan. Dia menilai berbagai kritik merupakan bentuk rasa cinta kepada bangsa dan negara. “Untuk memberikan suatu kontribusi ketika melihat pelaksanaan kebijakan dengan visi yang baik dari Presiden Prabowo Subianto,” ujar dia.

Menurut Hasto, kebijakan yang dibuat pemerintah saat ini muncul berbagai masalah. Ia mencontohkan belanja makan bergizi gratis. “Padahal programnya sangat ideologis, menyentuh kebutuhan rakyat, tetapi dalam praktik, PDI Perjuangan mencermati banyak hal yang telah disuarakan oleh masyarakat,” kata dia. 

Hasto Kristiyanto sebelumnya melihat banyak pengkritik program pemerintah dipolisikan, seperti kritik terhadap masalah pangan. Padahal, kata dia, bangsa ini dibangun atas suatu dialektika atau pertentangan. 

Baca berita selengkapnya di sini.

Novali Panji Nugroho, Sultan Abdurrahman, dan Hendrik Yaputra berkontribusi dalam penulisan artikel ini
  • Related Posts

    3 Fakta Ngeri Jaringan Narkoba The Doctor yang Dibongkar Bareskrim

    Jakarta – Bareskrim Polri terus melakukan pengejaran tindak pidana pencucian uang (TPPU) sekaligus bandar-bandar narkoba dalam lingkaran jaringan Andre Fernando alias The Doctor. Sejumlah rekening penampungan mengungkap fakta ngeri transaksi…

    Perang Dunia Ketiga Hampir Terjadi, Pria Ini Berhasil Mencegahnya

    Jakarta – Dunia pernah berada di ambang Perang Dunia Ketiga. Namun, ada seorang pria yang berhasil menggagalkan meletusnya Perang Dunia Ketiga. Dilansir BBC, pria itu bernama Stanislav Petrov. Dia merupakan…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *