Angkatan Laut Iran mengatakan setiap kapal yang mencoba melewati Selat Hormuz akan menjadi sasaran

Perunding utama Mohammad Bagher Ghalibaf mengatakan blokade angkatan laut AS terhadap pelabuhan Iran adalah ‘keputusan yang kikuk dan bodoh’.

Angkatan Laut Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) Iran mengatakan Selat Hormuz ditutup dan setiap kapal yang mencoba melewati jalur udara tersebut akan menjadi sasaran, sebuah perubahan dramatis dalam waktu kurang dari 24 jam setelah jalur pelayaran penting dibuka kembali.

Dalam sebuah pernyataan yang disiarkan oleh Kantor Berita Mahasiswa Iran, angkatan laut IRGC mengatakan pada hari Sabtu bahwa selat itu akan ditutup sampai Amerika Serikat mencabut blokade lautnya terhadap kapal dan pelabuhan Iran. Dikatakan bahwa blokade tersebut merupakan pelanggaran terhadap perjanjian gencatan senjata yang sedang berlangsung dalam perang AS-Israel melawan Iran.

Cerita yang Direkomendasikan

daftar 4 barang

daftar akhir

“Kami memperingatkan bahwa tidak ada kapal jenis apa pun yang boleh bergerak dari tempat berlabuhnya di Teluk Persia dan Laut Oman, dan mendekati Selat Hormuz akan dianggap sebagai kerja sama dengan musuh, dan kapal yang melanggar akan menjadi sasaran,” katanya.

Mohammad Bagher Ghalibaf, ketua parlemen Iran dan senior dalam pembicaraan antara Washington dan Teheran untuk mengakhiri perang, mengatakan dalam sebuah wawancara televisi bahwa “Selat Hormuz berada di bawah kendali Republik Islam”.

“Amerika telah mendeklarasikan blokade selama beberapa hari. Ini adalah keputusan yang kikuk dan bodoh,” tambahnya.

Penegasan kembali kendali terjadi hanya beberapa jam setelah Iran melakukan serangan singkat membuka kembali selat tersebutsejalan dengan gencatan senjata 10 hari antara Israel dan Lebanon. Harga minyak turun di pasar global setelah Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan pada hari Jumat bahwa jalur perairan tersebut “sepenuhnya terbuka untuk semua kapal komersial.”

Lebih dari hiburan komersial melewati jalur air tersebut sebelum IRGC kembali ke arah.

Kapal perang Iran dilaporkan menembak Sabtui dua kapal komersial pada hari itu, menurut Operasi Perdagangan Maritim Inggris (UKMTO). Kementerian Luar Negeri India juga mengatakan bahwa dua kapal berbendera India terlibat dalam “insiden menembak” di selat tersebut.

Beberapa kapal dagang di wilayah tersebut menerima pesan radio dari Angkatan Laut IRGC yang diperingatkan bahwa tidak ada kapal yang melewati selat tersebut.

Presiden AS Donald Trump mengatakan Teheran tidak bisa mengganggu Washington dengan menutup jalur udara tersebut dan memperingatkan bahwa ia akan mengakhiri gencatan senjata jika kesepakatan sebelum berakhirnya pada hari Rabu tidak tercapai. Trump menambahkan bahwa blokade laut akan “tetap berlaku penuh”.

Sementara itu, Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei mengatakan angkatan lautnya siap memberikan “kekalahan pahit baru” pada musuh-musuhnya.

‘Dua blokade yang bersaing’

Koresponden Al Jazeera Zein Basravi mengatakan bahwa Iran dan AS kembali seperti hari sebelumnya.

“Kurang dari 24 jam yang lalu, para pemimpin dunia memuji apa yang mereka anggap sebagai konspirasi dalam konflik ini, berharap Iran memberi isyarat untuk membangun kepercayaan dengan membuka Selat Hormuz, yang berpotensi mengarah pada kesepakatan gencatan senjata dan berakhirnya perang secara permanen,” katanya.

“Meskipun banyak orang kecewa, hal ini tidak sepenuhnya mengejutkan. Apa yang kita lihat sekarang adalah kembali ke titik awal,” sambil menambahkan bahwa sekarang ada “dua blokade yang saling bersaing”.

Ali Hashem dari Al Jazeera, melaporkan dari Teheran, mengatakan Iran menggunakan selat itu untuk mengirim pesan.

“Jelas bahwa Iran sedang menghadapi situasi di mana mereka tidak yakin apa yang akan terjadi. Jadi Selat Hormuz sekali lagi merupakan satu-satunya ruang untuk melakukan interaksi, bahkan jika itu merupakan interaksi negatif. Dan ini adalah ruang di mana mereka mengirim dan menyampaikan pesan ke Amerika, yang menunjukkan pengaruh mereka,” katanya.

  • Related Posts

    Mendikti Buka Suara soal Grup Chat Mesum FHUI hingga Pelecehan Guru Besar

    Jakarta – Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto buka suara terkait sejumlah kasus pelecehan seksual yang terjadi di lingkungan kampus dalam beberapa waktu terakhir. Brian mengatakan kampus…

    6 Fakta Heli Jatuh di Kalbar Tewaskan 8 Orang, Termasuk Warga Malaysia

    Jakarta – Helikopter PK-CFX yang dioperasikan PT Matthew Air Nusantara jatuh di kawasan hutan Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat. Berikut fakta mengenai peristiwa yang menewaskan delapan orang, termasuk…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *