Polisi Ungkap Ermanto Usman Dipukul Pakai Linggis hingga Tewas di Bekasi

Jakarta

Pensiunan karyawan Jakarta International Container Terminal (JICT), Ermanto Usman, bersama istrinya diserang hingga bersimbah darah di kediamannya di Bekasi. Ermanto dipukul dengan linggis hingga tewas.

“Hasil interogasi awal, pelaku memukul korban dengan linggis dan membuang linggis di tanah kosong depan rumah korban,” ujar Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin, kepada wartawan, Selasa (10/3/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Peristiwa itu terjadi pada Senin (2/3). Pelaku bisa ditangkap oleh Jatanras Polda Metro Jaya pukul 18.54, Senin (9/3) kemarin, di Cilincing, Jakarta Utara.

Motif pembunuhan ini masih digali polisi. Pelaku masih menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya.

Sebelumnya, Ermanto dan istrinya pertama kali ditemukan dalam keadaan bersimbah darah oleh anaknya. Mulanya, anak korban biasanya dibangunkan sahur oleh orang tuanya. Namun saat kejadian, dia tidak dibangunkan hingga pukul 04.00 WIB.

“Nah ketika dia bangun dia kaget, wah ini kan bentar lagi imsak, akhirnya dia turun. Ketika turun dia lihat kok nggak ada jawaban, lampu masih mati,” ucapnya.

Saat itu, sang anak masih mendengar suara ibunya secara sekilas. Namun saat sang anak menghampiri, gagang pintunya sudah rusak dan tidak bisa dibuka.

“Akhirnya dia keluar minta tolong di warga. Warga enggak ada, kosong karena dini hari kan. Akhirnya teleponlah keluarganya, keluarganya datang. Nah kemudian dia bongkarlah jendela itu,” ucap Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota Kompol Andi Muhammad Iqbal, Senin (2/3).

Saat ditemukan, Ermanto sudah dalam keadaan meninggal bersimbah darah. Sedangkan sang ibu mengalami luka berat dan saat ini kritis di rumah sakit.

(idn/imk)

  • Related Posts

    Pemerintah militer Myanmar menolak perundingan damai

    Pemimpin kudeta Min Aung Hlaing dipilih oleh parlemen sebagai presiden awal bulan ini setelah pemilu dicemooh sebagai pemilu palsu. Pemerintah Myanmar yang didukung militer telah mengundang kelompok-kelompok yang berseberangan untuk…

    permohonan bantuan hukum pro-Palestina tetap tinggi pada tahun 2025 di tengah tekanan kampus AS

    Washington, DC – tuntutan dukungan hukum terkait advokasi pro-Palestina tetap tinggi di Amerika Serikat pada tahun lalu, ketika Presiden Donald Trump mengancam aktivisme dan universitas dengan hukuman. Dalam laporan tahunan…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *