Dedi Mulyadi Buka Hotline untuk Warga Jabar di Timteng

GUBERNUR Jawa Barat Dedi Mulyadi mengimbau warga Jawa Barat yang berada di Timur Tengah tetap tenang dan siaga untuk mengamankan diri serta keluarga menyusul terjadinya konflik Israel-Amerika Serikat dan Iran. Dedi mengatakan bagi warga Jabar yang berada di Timur Tengah dan membutuhkan bantuan bisa menghubungi nomor telepon 082126030038.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

“Saudara-saudara saya yang berada di kawasan Timur Tengah yang berasal dari Jawa Barat yang hari ini dilanda konflik bersenjata, saya sampaikan apabila ada kesulitan yang dihadapi silakan hubungi hotline Jabar,” ucap dia melalui akun Instagram @dedimulyadi71 pada Rabu, 4 Maret 2026.

Dedi mengatakan Pemprov Jawa Barat akan memastikan keselamatan dan keamanan seluruh warganya yang kini berada di Timur Tengah dan terkena imbas konflik bersenjata Israel-Amerika Serikat dan Iran. “Semoga kita dalam keadaan sehat, nyaman dan khusyuk berpuasa,” katanya.

Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Tehran, Iran, telah menerbitkan surat imbauan kepada warga negara Indonesia (WNI) di Iran. Dalam surat itu tertulis, WNI diminta segera mengambil langkah konkret untuk mengamankan diri serta keluarga.

WNI juga diminta memberikan pembaruan informasi terkait situasi di wilayah masing-masing kepada KBRI di Tehran melalui grup koordinasi yang tersedia. Semua WNI diharapkan mematuhi aturan dan arahan dari otoritas keamanan di wilayah masing-masing.

  • Related Posts

    KPK Telusuri Keterlibatan Pihak Lain di Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA

    Jakarta – Plt Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein menegaskan akan terus mengusut kasus dugaan pemerasan terkait proses izin tinggal warga negara asing (WNA) di Kemekum Imipas pada rentang waktu…

    KPK Sebut Kode 'Malaikat' di Kasus Silmy Jatah Setoran Eseleon II ke Atas

    Jakarta – KPK mengungkapkan adanya kode ‘malaikat’ dalam pembagian ‘jatah’ hasil pemerasan WNA pada kasus yang menjerat mantan Wamen Imipas, Silmy Karim. Kode pemerasan itu disematkan bagi pejabat minimal eselon…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *