Jalan Ahmad Yani Jakpus Banjir, Pemotor Lintasi Trotoar

Jakarta

Banjir terjadi di Jalan Ahmad Yani, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, pagi ini. Banjir menutup sebagian jalan dari arah Jatinegara, Jakarta Timur, ke Sunter, Jakarta Utara.

Pantauan detikcom di lokasi, Minggu (18/1/2026), pukul 10.30 WIB, tampak sejumlah pemotor memilih menepi karena banjir.

Ada juga pemotor yang memilih putar balik. Mereka kemudian melawan arah setelah melihat jalan tertutup banjir.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Banjir di Jalan Ahmad Yani, Jakarta Pusat (Taufiq/detikcom)Banjir di Jalan Ahmad Yani, Jakarta Pusat (Taufiq/detikcom)

Sebagian pengemudi mobil juga memilih berhenti di area yang tak tertutup banjir. Mereka parkir di bahu jalan menunggu banjir surut.

Ada juga pengendara motor dan mobil yang tetap menerobos banjir. Beberapa pengendara sepeda motor terlihat melintas di trotoar untuk menghindari banjir.

Banjir di Jalan Ahmad Yani, Jakarta Pusat (Taufiq/detikcom)Banjir di Jalan Ahmad Yani, Jakarta Pusat (Taufiq/detikcom)

Mereka berebut jalan dengan pejalan kaki di atas trotoar. Antrean kendaraan terlihat terjadi di depan kantor Gudang Garam.

Kendaraan terlihat bergantian melintasi jalan yang tertutup banjir. Petugas tampak mengarahkan kendaraan melintas dari sisi kanan jalan yang lebih tinggi.

Berdasarkan data BPBD DKI Jakarta per pukul 09.00 WIB hari ini, terdapat 35 RT dan 23 ruas jalan yang terendam banjir. Banjir di sebagian wilayah Jakarta dipicu hujan deras sejak semalam.

(tsy/haf)

  • Related Posts

    Dua Pria Pengedar Narkoba Ditangkap di Jonggol Bogor, 1 Kg Ganja Disita

    Jakarta – Sebanyak dua orang diduga pengedar narkoba ditangkap di salah satu perumahan di Jonggol, Bogor, Jawa Barat (Jabar). Polisi mengamankan barang bukti 1 kilogram ganja dan sabu dari penangkapan…

    Pramono Prihatin Soal Lagu 'Erika' ITB: Dulu Liriknya Nggak Begitu

    Jakarta – Gubernur DKI Jakarta yang juga mantan Ketua Himpunan Mahasiswa Tambang ITB, Pramono Anung, merespons soal lagu ‘Erika’ yang menuai sorotan karena bermuatan pelecehan. Pramono menyebut saat menjadi mahasiswa…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *