Menkeu Purbaya Perdana Ikut Retret, Siapkan Materi Ekonomi hingga APBN

Bogor

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa perdana mengikuti retret Kabinet Merah Putih yang digelar di Hambalang, Bogor, Jawa Barat. Ia mengaku sudah menyiapkan sejumlah paparan terkait ekonomi hingga APBN.

“Saya sudah hafalin macem-macem, hafalin ekonomi, hafalin APBN. Tapi kayaknya nggak disuruh ngomong, ya sudah, santai aja,” kata Purbaya saat tiba di Gerbang Garudayaksa, Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa (6/1/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski begitu, ia telah mengetahui namanya tidak ada dalam daftar menteri memberikan paparan. Oleh karena itu, Purbaya mengaku santai.

“Nggak, di list nggak ada, jadi santai saja,” ujarnya.

Purbaya tidak merinci menteri mana saja yang akan memberikan paparan. Ia hanya menyebut kemungkinan ada 10 atau 11 menteri.

“Ada 10 atau 11 (menteri),” ujarnya.

Mensesneg Prasetyo Hadi sebelumnya mengungkap Presiden Prabowo Subianto akan memberikan arahan di depan kabinetnya dalam retret kedua ini. Dalam pengarahannya, Prabowo akan sekaligus mengevaluasi program kerja pemerintah setahun ke depan.

“Jadi makna retret bagi pemerintah, terutama bagi beliau sebagai kepala negara maupun kepala pemerintahan kan adalah, yang pertama, tentunya memberikan pengarahan kepada kita semua, jajaran kabinet,” kata Prasetyo.

“Dan tentunya diawali dengan melakukan evaluasi terhadap seluruh program, kinerja pemerintah selama satu tahun masa kepemimpinan Bapak Presiden Prabowo dan Mas Wapres Gibran Rakabuming Raka,” lanjutnya.

(eva/zap)

  • Related Posts

    Respons Gerindra Soal Kunjungan Presiden Prabowo ke Prancis

    Juru bicara Partai Gerindra, Bahtra Banong, meminta masyarakat tak berpolemik soal kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Paris, Prancis saat Idul Adha 1447 Hijriah. Menurut Wakil Ketua Komisi II DPR dari…

    Gerindra: Sapi Kurban Presiden dari APBN Sah dan Wajar

    JURU bicara Partai Gerindra, Bahtra Banong, mengatakan bantuan sapi kurban dari presiden sah-sah saja menggunakan anggaran negara. Pernyataan itu ia sampaikan untuk menanggapi polemik soal bantuan 1.098 sapi kurban Presiden…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *