Pertamina hentikan sementara operasional SPBU Pejompongan

Pertamina hentikan sementara operasional SPBU Pejompongan

  • Jumat, 29 Agustus 2025 04:40 WIB
  • waktu baca 2 menit
Pertamina hentikan sementara operasional SPBU Pejompongan
Pengunjuk rasa saat melakukan aksi di depan Markas Komando (Mako) Brimob Polda Mtero Jaya Kwitang Jakarta, Jumat (29/8/2025). ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/wpa.

Agar masyarakat turut menjaga dan mengamankan sarana dan fasilitas energi, seperti SPBU, demi kepentingan umum

Jakarta (ANTARA) – PT Pertamina Patra Niaga menghentikan sementara operasional SPBU Pejompongan untuk keamanan dan keselamatan bersama, menyusul bentrokan antara massa aksi dengan personel kepolisian di kawasan Pejompongan Tanah Abang Jakarta Pusat, pada Kamis malam.

“Operasional SPBU dihentikan sementara untuk keamanan dan keselamatan,” kata Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Roberth Marchelino Verieza ketika dihubungi ANTARA dari Jakarta, Kamis malam.

Baca juga: Kapolri minta maaf secara langsung kepada keluarga ojol yang tewas

Roberth mengungkapkan, terdapat satu dispenser di SPBU tersebut yang rusak karena terkena molotov.

Akan tetapi, lanjut dia, kerusakan tersebut dapat segera diatasi, sehingga tidak terdapat permasalahan serius seperti SPBU yang terbakar.

“Kondisi SPBU aman,” ucapnya.

Baca juga: Kapolri sampaikan permintaan maaf soal sopir ojol dilindas rantis

Lebih lanjut, Roberth juga mengimbau agar masyarakat turut menjaga dan mengamankan sarana dan fasilitas energi, seperti SPBU, demi kepentingan umum. Terlebih, SPBU berperan vital dalam menjaga kelancaran aktivitas masyarakat.

Letusan petasan serta batu dan tembakan gas air mata saling bersahutan dalam bentrokan antara massa aksi dengan personel kepolisian di kawasan Pejompongan Tanah Abang Jakarta Pusat pada Kamis petang.

Aksi di kawasan tersebut lantas diwarnai insiden pengemudi ojek online (ojol) yang terlindas oleh kendaraan taktis (rantis) Barracuda milik Brimob.

Baca juga: GoTo sampaikan keprihatinan atas insiden ojol dilindas rantis Brimob

Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo pun menyampaikan permintaan maaf atas insiden tersebut.

Kapolri mengatakan bahwa jajarannya tengah mencari keberadaan sopir ojol tersebut.

Selain itu, dia juga telah memerintahkan Divisi Propam Polri untuk menangani peristiwa ini lebih lanjut.

Pewarta: Putu Indah Savitri
Editor: M. Tohamaksun
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Berita Terkait

Rekomendasi lain

  • Related Posts

    Sultan HB X: Hukum Tidak Boleh Menjadi Kemewahan

    GUBERNUR Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X atau Sultan HB X menyinggung soal penegakan hukum di Indonesia. “Hukum tidak boleh menjadi kemewahan yang hanya dapat diakses oleh…

    Truk Celaka di Casablanca hingga Macet di Mana-mana

    Jakarta – Satu unit truk menabrak pembatas jalan di Jalan Casablanca menuju Tanah Abang, Jakarta Selatan. Kecelakaan ini mengakibatkan kemacetan di mana-mana. Peristiwa itu dilaporkan terjadi Selasa (20/1/2026) pukul 06.30…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *