NATO sebut kelompok 30 negara susun jaminan keamanan untuk Ukraina

NATO sebut kelompok 30 negara susun jaminan keamanan untuk Ukraina

  • Selasa, 19 Agustus 2025 16:58 WIB
  • waktu baca 1 menit
NATO sebut kelompok 30 negara susun jaminan keamanan untuk Ukraina
Sekretaris Jenderal Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) Mark Rutte menyampaikan keterangan pers sebelum berlangsungnya KTT NATO di Den Haag, Belanda, Senin (23/6/2025). Pertemuan tersebut berlangsung 24-25 Juni 2025. ANTARA FOTO/Xinhua/Zhao Dingzhe/rwa.

Moskow (ANTARA) – Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte mengatakan bahwa kelompok 30 negara, termasuk Jepang dan Australia, sedang menyusun jaminan keamanan untuk Ukraina.

“Dalam beberapa Bulan terakhir, di bawah kepemimpinan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer, dan Presiden Prancis Emmanuel Macron, kelompok 30 negara, termasuk Jepang dan Australia, bekerja membuat konsep jaminan keamanan,” kata Rutte dalam wawancara dengan Fox News.

Sementara, The Wall Street Journal melaporkan bahwa Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio akan memimpin sekelompok penasihat keamanan nasional dan pejabat NATO untuk menyiapkan jaminan keamanan.

Senin kemarin, Presiden AS Donald Trump menjamu Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy dan para pemimpin Uni Eropa di Gedung Putih.

Di tengah perundingan yang berlangsung di Washington, pihak Ukraina menyerang fasilitas infrastruktur strategis di Rusia, namun dinas keamanan Rusia mengatakan bahwa mereka telah menggagalkan upaya Ukraina untuk meledakkan bom berdaya tinggi di Jembatan Krimea.

Pada Minggu, sistem peperangan elektronik Rusia menggagalkan serangan teroris oleh pesawat nirawak Ukraina di Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Smolensk.

Sumber: Sputnik

Penerjemah: Yoanita Hastryka Djohan
Editor: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Berita Terkait

Rekomendasi lain

  • Related Posts

    Gugatan berupaya menghentikan rencana Trump untuk menggelar pertandingan UFC di Gedung Putih

    Gugatan hukum mengklaim presiden AS tidak meminta persetujuan yang tepat untuk acara pertarungan yang diadakan pada ulang tahunnya yang ke-80. Gugatan ini bertujuan untuk menghentikan Presiden Amerika Serikat Donald Trump…

    Zverev melawan Cobolli untuk meraih gelar Grand Slam perdananya di Prancis Terbuka

    Alexander Zverev akhirnya mengamankan gelar Grand Slam perdananya dengan kemenangan dramatis lima set atas petenis Italia Flavio Cobolli di final Prancis Terbuka pada hari Minggu. Unggulan kedua itu menjadi petenis…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *