Pengobatan warga Gaza di Pulau Galang misi kemanusiaan

Pengobatan warga Gaza di Pulau Galang misi kemanusiaan

  • Sabtu, 9 Agustus 2025 08:54 WIB
  • waktu baca 2 menit
Pengobatan warga Gaza di Pulau Galang misi kemanusiaan
Wakil Gubenur Provinsi Kepulauan Riau Nyanyang Haris Pratamura. ANTARA/Amandine Nadja.

Batam (ANTARA) – Wakil Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Nyanyang Haris Pratamura mengatakan bahwa rencana pengobatan korban perang warga Gaza di Pulau Galang, Kota Batam, merupakan misi kemanusiaan.

Hal tersebut menanggapi arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dimana 2.000 korban perang dari Gaza akan dibawa ke Pulau Galang untuk mendapatkan perawatan medis dan penanganan psikologis.

Baca juga: Warga sambut baik warga Gaza dirawat di RSKI Galang

“2.000 warga Gaza itu nanti tidak langsung datang semua, mungkin bertahap sekitar 500 atau 300 dulu, tergantung program pemerintah pusat,” ujarnya di Batam, Sabtu.

Nyanyang menjelaskan bahwa fasilitas di Pulau Galang sudah tersedia dan misi tersebut akan memanfaatkan sarana bekas penanganan COVID-19 di Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI).

“Rumah sakitnya sudah ada, tempat tidur dan tempat tinggalnya juga sudah siap,” katanya.

Ia mengatakan bahwa seluruh sarana dan prasarana juga akan disiapkan oleh pemerintah pusat.

Pemprov Kepri, lanjutnya, akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk menyediakan pendampingan medis, baik dari Kota Batam maupun dari tujuh kabupaten/kota lainnya di Kepri.

“Kalau dibutuhkan, kami siap mendukung dengan tenaga medis dan fasilitas yang ada,” katanya.

Baca juga: RI tunggu lampu hijau dari Palestina sebelum evakuasi warga Gaza

Baca juga: Muhammadiyah dukung evakuasi warga Gaza ke Indonesia asal tak permanen

Ia menambahkan fokus penanganan hanya akan dilakukan di area RSKI dan tidak menyebar di titik lain.

Nyanyang mengatakan bahwa pengobatan ini hanya bersifat sementara, jika sudah membaik, korban akan dipulangkan ke Gaza. Namun, untuk koordinasi selanjutnya, pihaknya masih menunggu arahan.

“Kami masih menunggu arahan lebih lanjut dari pusat, ini adalah misi kemanusiaan yang kita jalankan demi perdamaian dunia,” tambahnya.

Pewarta: Amandine Nadja
Editor: Endang Sukarelawati
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Berita Terkait

Rekomendasi lain

  • Related Posts

    Dua Pria Pengedar Narkoba Ditangkap di Jonggol Bogor, 1 Kg Ganja Disita

    Jakarta – Sebanyak dua orang diduga pengedar narkoba ditangkap di salah satu perumahan di Jonggol, Bogor, Jawa Barat (Jabar). Polisi mengamankan barang bukti 1 kilogram ganja dan sabu dari penangkapan…

    Pramono Prihatin Soal Lagu 'Erika' ITB: Dulu Liriknya Nggak Begitu

    Jakarta – Gubernur DKI Jakarta yang juga mantan Ketua Himpunan Mahasiswa Tambang ITB, Pramono Anung, merespons soal lagu ‘Erika’ yang menuai sorotan karena bermuatan pelecehan. Pramono menyebut saat menjadi mahasiswa…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *