Korlantas Polri gencarkan program Polantas Menyapa dan Senyum Polisi

Korlantas Polri gencarkan program Polantas Menyapa dan Senyum Polisi

  • Jumat, 18 Juli 2025 17:21 WIB
  • waktu baca 2 menit
Korlantas Polri gencarkan program Polantas Menyapa dan Senyum Polisi
Kakorlantas Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho (ANTARA/HO-Divisi Humas Polri)

Jakarta (ANTARA) – Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menggencarkan program “Polantas Menyapa” dan “Senyum Polisi” guna memperkuat pelayanan publik yang responsif dan humanis.

Kakorlantas Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Jumat, mengatakan bahwa kedua program tersebut merupakan bentuk transformasi pelayanan publik Polri dalam bidang lalu lintas.

“Melalui 'Polantas Menyapa' dan semangat 'Senyum Polisi', kami ingin menunjukkan bahwa kehadiran polantas bukan sekadar pengatur lalu lintas, tetapi juga sahabat masyarakat. Interaksi yang hangat, edukatif, dan membangun kesadaran bersama adalah fondasi pelayanan berbasis empati,” ucapnya.

Dikemukakan Irjen Pol. Agus, kedua program tersebut menerapkan interaksi dua arah antara Polantas dengan masyarakat guna menciptakan harmoni, kedisiplinan, dan keselamatan di jalan raya.

Pada program “Polantas Menyapa”, personel tidak hanya menjalankan tugas pengawasan dan penegakan hukum, tetapi juga aktif menyapa pengguna secara simpatik.

Sedangkan pada program “Senyum Polisi”, Polantas akan menekankan pentingnya sikap ramah dan humanis dengan memperlakukan sesama pengguna jalan dengan kesadaran, empati, dan rasa hormat dari setiap personel di lapangan.

Kakorlantas menekankan bahwa Polantas tidak hanya berinteraksi, tetapi juga memberikan edukasi kepada masyarakat.

“Misalnya, pada program 'Polisi Menyapa', masyarakat diberi ruang untuk bertanya, memberi saran. Bahkan, menyampaikan keluhan,” katanya.

Maka dari itu, kedua program tersebut diharapkan dapat mewujudkan pelayanan publik yang sejajar, bukan instruktif satu arah.

Melalui langkah-langkah ini, Irjen Pol. Agus menegaskan bahwa Polantas mengedepankan nilai-nilai Presisi (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan) yang menjadi arah kebijakan Polri saat ini.

“Kehadiran Polantas yang menyapa dan tersenyum bukan hanya simbol pelayanan, tetapi juga ajakan moral agar pengguna jalan saling menghormati,” katanya.

Pewarta: Nadia Putri Rahmani
Editor: Hisar Sitanggang
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Berita Terkait

Rekomendasi lain

  • Related Posts

    Di Kupang, Mensos Gus Ipul Ajak Pemda Lakukan Pemutakhiran DTSEN

    Jakarta – Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengungkap data Dewan Ekonomi Nasional (DEN) 2025 bahwa sekitar 45 persen penerima Program Keluarga Harapan (PKH) ditengarai tidak tepat sasaran. Temuan…

    Bakom: Sejak Awal Agenda Presiden Prabowo Hanya ke Prancis

    KEPALA Badan Komunikasi Pemerintah atau Bakom Muhammad Qodari membantah Presiden Prabowo Subianto diagendakan mengunjungi negara-negara lain setelah kunjungan empat hari ke Prancis pada 26-29 Mei 2026. Menurut Qodari, sejak awal…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *