Matthes bersinar dengan Samoa di FIBA 3×3 Youth Nations League-Oceania

Bola Basket

Matthes bersinar dengan Samoa di FIBA 3×3 Youth Nations League-Oceania

  • Kamis, 3 Juli 2025 15:24 WIB
  • waktu baca 2 menit
Matthes bersinar dengan Samoa di FIBA 3x3 Youth Nations League-Oceania
Dokumentasi pebasket putri Hildegard Matthes (kiri) dalam FIBA 3×3 Youth Nations League-Oceania. (FIBA3x3)

Jakarta (ANTARA) – Pebasket putri Hildegard Matthes semakin bersinar dengan tim nasional (timnas) bola basket 3×3 Samoa, di Federasi Olahraga Bola Basket Internasional (FIBA) 3×3 Youth Nations League-Oceania, setelah membukukan 27 poin dalam dua pertandingan dan memimpin daftar top skor turnamen.

Dalam laman FIBA3x3 yang dikutip di Jakarta, Kamis, pada pertandingan pembuka, dia menjadi bintang kemenangan Samoa saat menundukkan Tahiti dengan skor 22-10, meski setelahnya harus mengakui keunggulan Tonga di laga berikutnya.

“Kami bermain keras, berjuang habis-habisan, jadi tantangannya adalah bersabar dan bermain sebagai tim,” kata Matthes yang kembali mencuri perhatian di kancah internasional itu.

Pebasket berumur 18 tahun itu bukanlah sosok baru di dunia bola basket, khususnya di Samoa.

Dia telah mewakili negara tersebut di level junior maupun senior.

Bahkan telah mencatatkan debut di timnas senior pada ajang Pacific Games 2023 atau saat berusia 16 tahun.

Kini, dia menjadi motor utama tim Samoa di ajang 3×3 tingkat regional itu.

Baca juga: Noortje Driessen raih MVP Piala Dunia Putri FIBA 3×3 2025

Berdasarkan keterangan FIBA, keistimewaan Matthes terletak pada kemampuannya menyeimbangkan semangat bertanding dengan kedewasaan bermain.

Di lapangan, dia tampil penuh energi dan determinasi. Sementara di luar lapangan, ia dikenal rendah hati dan bersyukur atas setiap kesempatan.

“Pengalaman bermain di tim senior sangat membantu saya menjadi diri sendiri dan belajar menghargai orang lain,” ujar dia.

Matthes menyatakan, dukungan keluarga dan pelatih sebagai faktor penting dalam perkembangan kariernya.

Melalui performa impresifnya, dia kini digadang-gadang sebagai salah satu prospek paling menjanjikan di kawasan Oseania.

Sebab, pebasket itu menjadi kunci bagi ambisi Samoa untuk lolos ke FIBA 3×3 U23 Women's World Cup, serta Commonwealth Games 2026 di Glasgow.

Sementara itu, turnamen FIBA 3×3 Youth Nations League-Oceania menjadi wadah penting bagi para talenta muda untuk unjuk gigi di panggung internasional.

Baca juga: Guim Exposito raih MVP usai bawa Spanyol juara Piala Dunia FIBA 3×3

Penerjemah: Donny Aditra
Editor: Irwan Suhirwandi
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Berita Terkait

Rekomendasi lain

  • Related Posts

    Gugatan berupaya menghentikan rencana Trump untuk menggelar pertandingan UFC di Gedung Putih

    Gugatan hukum mengklaim presiden AS tidak meminta persetujuan yang tepat untuk acara pertarungan yang diadakan pada ulang tahunnya yang ke-80. Gugatan ini bertujuan untuk menghentikan Presiden Amerika Serikat Donald Trump…

    Zverev melawan Cobolli untuk meraih gelar Grand Slam perdananya di Prancis Terbuka

    Alexander Zverev akhirnya mengamankan gelar Grand Slam perdananya dengan kemenangan dramatis lima set atas petenis Italia Flavio Cobolli di final Prancis Terbuka pada hari Minggu. Unggulan kedua itu menjadi petenis…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *