Seorang anak dianiaya oleh orang tidak dikenal di Tangerang Selatan

Seorang anak dianiaya oleh orang tidak dikenal di Tangerang Selatan

  • Senin, 2 Juni 2025 18:02 WIB
  • waktu baca 1 menit
Seorang anak dianiaya oleh orang tidak dikenal di Tangerang Selatan
Ilustrasi – Penganiayaan. (ANTARA/Handry Musa)

Jakarta (ANTARA) – Seorang anak laki-laki berinisial RDR menjadi korban penganiayaan oleh orang tak dikenal di Jalan Raya Serpong-Parung Kelurahan Muncul, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan, Banten, pada Minggu (1/6).

“Telah terjadi tindak pidana kekerasan terhadap anak di bawah umur yang dilakukan oleh terlapor dalam lidik terhadap korban,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Polisi Ade Ary Syam Indradi dalam keterangannya di Jakarta, Senin.

Ade Ary menjelaskan, awal kejadian ini ketika korban melintas di tempat kejadian perkara (TKP) bersama temannya sekitar pukul 04.30 WIB. Kemudian terlapor menghampiri korban.

“Lalu tiba-tiba terlapor membacok korban menggunakan sejenis senjata tajam ke bagian kepala sebelah kiri,” katanya.

Akibat perbuatan tersebut, korban mengalami luka robek pada bagian kepala sebelah kiri. “Mengetahui kejadian tersebut, saudara korban langsung melaporkan ke pihak Kepolisian,” kata Ade Ary.

Saat ini kasus tersebut sedang ditangani oleh Satreskrim Polres Tangerang Selatan (Tangsel) untuk memburu pelaku. “Sedang dilakukan penyelidikan lebih lanjut oleh Polres Tangerang Selatan,” kata Ade Ary.

Baca juga: Tiga orang luka-luka akibat dianiaya di Tangerang

Baca juga: Tak sengaja motornya tersenggol, seorang pria aniaya sopir di Bekasi

Pewarta: Ilham Kausar
Editor: Sri Muryono
Copyright © ANTARA 2025

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Berita Terkait

Rekomendasi lain

  • Related Posts

    Konferensi Republik di UGM Bahas Remiliterisasi Prabowo

    RATUSAN akademikus, aktivis, pegiat organisasi masyarakat sipil, dan komunitas berkonsolidasi di University Club Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, Sabtu, 30 Mei 2026. Forum tersebut berlangsung untuk merespons menguatnya militer sebagai bagian…

    Polisi Ungkap 58 Calon Pengantin Ditipu WO di Jaktim, Kerugian Rp 2,6 Miliar

    Jakarta – Polisi mengungkap total ada sebanyak 58 pasangan calon pengantin yang menjadi korban penipuan pemilik Wedding Organizer (WO) di Jakarta Timur (Jaktim). Total kerugian ditaksir mencapai Rp 2,6 miliar.…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *