PKK Aceh jajaki kerja sama dengan YJI tingkatkan kesehatan jantung

PKK Aceh jajaki kerja sama dengan YJI tingkatkan kesehatan jantung

  • Rabu, 16 April 2025 06:06 WIB
  • waktu baca 2 menit
PKK Aceh jajaki kerja sama dengan YJI tingkatkan kesehatan jantung
Ketua TP PKK Aceh, Marlina Muzakir berbincang dengan Ketua Umum YJI, Annisa Pohan, di Jakarta, Selasa (15/4/2025). ANTARA/HO/Humas BPPA

Banda Aceh (ANTARA) – Ketua Tim Penggerak PKK Aceh Marlina Muzakir menemui Ketua Yayasan Jantung Indonesia (YJI), Annisa Pohan dalam rangka menjajaki kerja sama peningkatan kesadaran dan layanan kesehatan jantung bagi remaja serta perempuan Aceh.

“Pertemuan ini membahas peluang kerja sama untuk meningkatkan kesadaran dan layanan kesehatan jantung, khususnya bagi remaja dan perempuan di Aceh,” kata Marlina Muzakir, di Banda Aceh, Selasa.

Dirinya mengaku sangat prihatin terhadap rendahnya kesadaran masyarakat Aceh akan kesehatan jantung, terutama di kalangan anak dan remaja.

Apalagi, kasus penyakit jantung di Aceh juga banyak, dan itu dipicu oleh gaya hidup kurang sehat serta infeksi yang tidak tertangani secara tuntas.

Baca juga: Daftar makanan yang dianjurkan untuk penderita penyakit jantung​

Baca juga: BPKP Aceh rekomendasi RSUD Meulaboh perbaiki alat cathlab Rp11 miliar

“Kita perlu memberikan perhatian serius pada kesehatan jantung anak dan remaja. Maka, edukasi tentang pentingnya menyelesaikan pengobatan infeksi, terutama di saluran pernapasan harus digencarkan,” ujar Marlina.

Menanggapi hal tersebut, Annisa Pohan menyambut baik inisiatif TP PKK Aceh, dan menyatakan YJI siap mendukung melalui edukasi, pelatihan kader jantung sehat, dan penyediaan alat deteksi dini.

“Program ini nanti akan melibatkan sekolah, instansi pemerintah, dan komunitas masyarakat,” kata Annisa.

Selain itu, keduanya juga membahas rencana kegiatan seperti skrining massal, edukasi berbasis komunitas, dan pelibatan tokoh masyarakat untuk mendorong pola hidup sehat. YJI juga menekankan pentingnya peran perempuan, khususnya ibu rumah tangga, sebagai agen perubahan di keluarga.

“Kami yakin kerja sama ini bisa membawa dampak besar bagi masyarakat Aceh. Perempuan punya peran penting dalam mengubah kebiasaan keluarga ke arah yang lebih sehat,” demikian Annisa Pohan.*

Baca juga: Kenali gejala jantung koroner yang sering tidak disadari

Baca juga: Kiat jaga kesehatan jantung, batasi asupan gula hingga hindari alkohol

Pewarta: Rahmat Fajri
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
Copyright © ANTARA 2025

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Berita Terkait

Rekomendasi lain

  • Related Posts

    Andre Rosiade Minta 'Tuan Takur' di Pasar Raya Padang Setop Palak Pedagang

    Jakarta – Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade mengeluarkan peringatan keras kepada pihak-pihak yang diduga menjadi ‘tuan takur’ atau pelaku premanisme yang melakukan pemalakan terhadap pedagang di kawasan…

    Pengelolaan KSO Sawit Kembali Picu Bentrok di Rohul, 1 Orang Tewas

    Rokan Hulu – Bentrokan dipicu pengelolaan lahan sawit skema kerja sama operasi (KSO) kembali terjadi. Kali ini, bentrokan yang terjadi di lahan eks PT BS, Dusun IV Rintis, Desa Bontang,…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *