ASDP tutup Pelabuhan Ketapang dan Gilimanuk selama Nyepi

ASDP tutup Pelabuhan Ketapang dan Gilimanuk selama Nyepi

  • Kamis, 13 Maret 2025 12:36 WIB
  • waktu baca 2 menit
ASDP tutup Pelabuhan Ketapang dan Gilimanuk selama Nyepi
Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Heru Widodo saat dalam jumpa pers Kesiapan BUMN Transportasi Laut Menyambut Lebaran 2025 di Jakarta, Kamis (13/3/2025). (ANTARA/Maria Cicilia Galuh)

Bagi masyarakat yang kemarin sudah terlanjur membeli, nanti akan kita refund sehingga kita minta untuk mengganti jadwal penyeberangan lainnya,

Jakarta (ANTARA) – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) akan menutup Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur dan Pelabuhan Gilimanuk, Bali selama Hari Raya Nyepi 2025, yang berbarengan dengan puncak arus mudik Lebaran.

Direktur Utama ASDP Heru Widodo mengatakan telah berkoordinasi dengan Polri, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan juga pemerintah daerah terkait dengan penutupan dua pelabuhan tersebut selama masa Nyepi.

“Kami putuskan bahwa tanggal 28 Maret itu, kami akan tutup sementara untuk Pelabuhan Ketapang. Itu di jam 17.00 WITA sampai dengan tanggal 30, jam 06.00 WITA. Karena memang batas pelaksanaan Hari Raya Nyepi itu dari jam 06.00 hari ini, kemudian sampai jam 06.00 besoknya,” ujar Heru dalam jumpa pers Kesiapan BUMN Transportasi Laut Menyambut Lebaran 2025 di Jakarta, Kamis.

Untuk Pelabuhan Gilimanuk, mulai dinonaktifkan pada pukul 05.00 WITA pada 29 Maret 2025 dan berakhir pada pukul 06.00 WITA tanggal 30 Maret 2025.

Heru menyampaikan keputusan ini diambil untuk menghormati masyarakat Hindu yang melakukan ibadah Nyepi.

Lebih lanjut, kata Heru, ASDP tidak akan melakukan pelayanan ataupun menjual tiket pada 28-30 Maret 2025.

Ia mengimbau agar tidak memesan tiket pada tanggal-tanggal tersebut. Namun, apabila ada yang sudah terlanjut membeli, maka ASDP akan mengembalikan uang konsumen ataupun menjadwalkan ulang tanpa biaya tambahan.

“Bagi masyarakat yang kemarin sudah terlanjur membeli, nanti akan kita refund sehingga kita minta untuk mengganti jadwal penyeberangan lainnya,” katanya.

ASDP memperkirakan puncak arus mudik akan berlangsung pada 28 Maret 2025, sedangkan arus balik pada 5 April 2025.

Pada periode Lebaran 2025, ASDP siap mengoperasikan 68 dermaga, 203 kapal (59 ASDP dan 144 reguler non ASDP). Tahun ini diprediksi akan ada 4.564.406 penumpang dan 1.130.496 kendaraan.

Pewarta: Maria Cicilia Galuh Prayudhia
Editor: Abdul Hakim Muhiddin
Copyright © ANTARA 2025

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Berita Terkait

Rekomendasi lain

  • Related Posts

    DPR Minta Polri Jelaskan Foto AI Penyerang Andrie Yunus

    KETUA Komisi III DPR RI Habiburokhman meminta kepolisian untuk menjelaskan foto yang diklaim sebagai pelaku penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus merupakan rekayasa akal imitasi (AI). “Saya minta…

    Stasiun Pasar Senen Padat, Calon Penumpang Sampai Duduk di Lantai

    Jakarta – Suasana di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat (Jakpus) kini dipadati oleh para pemudik menjelang Lebaran. Keramaian di Stasiun Pasar Senen membuat banyak warga sampai duduk di lantai. Pantauan…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *