PBSI perluas jangkauan bulu tangkis ke seluruh lapisan masyarakat

Bulu tangkis

PBSI perluas jangkauan bulu tangkis ke seluruh lapisan masyarakat

  • Kamis, 13 Februari 2025 09:49 WIB
PBSI perluas jangkauan bulu tangkis ke seluruh lapisan masyarakat
Panitia berfoto bersama saat menyelenggarakan Badminton Pelajar dan Turnamen Badminton Otodidak (Badak) di GOR Paninggilan Utara, Tangerang, Selasa (11/2/2025). (ANTARA/HO-PBSI)

Saya telah berupaya mengintegrasikan bulu tangkis ke dalam kurikulum ekstrakurikuler di 50 sekolah

Jakarta (ANTARA) – Persatuan Bulu Tangkis Indonesia (PBSI) tak hanya fokus pada peningkatan prestasi, tetapi juga memastikan olahraga tepok bulu ini menjadi bagian hidup semua orang di Indonesia.

Langkah nyata yang dilakukan adalah dengan memberikan dukungan terhadap turnamen Badminton Pelajar dan Turnamen Badminton Otodidak (Badak) yang diikuti hampir 500 peserta dari berbagai kalangan, mulai dari pelajar hingga masyarakat umum di GOR Paninggilan Utara, Tangerang, Banten yang berlangsung sejak 1 Februari hingga 14 Februari.

Inisiatif ini bukan sekadar kompetisi, tetapi juga gerakan untuk memasyarakatkan bulu tangkis, yang digagas oleh staf akademik Universitas Islam Syekh Yusuf (UNIS) Banten Ervan Maryanto.

Baca juga: Hendrawan tak persoalkan perubahan sistem skor bila berdampak positif

“Antusiasme masyarakat luar biasa. Turnamen ini berhasil menarik peserta tidak hanya dari Banten, tetapi juga dari Jakarta, Depok, dan Bekasi,” kata Ketua Subbidang Pengembangan Komunitas PP PBSI Devie Rahmawati dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis.

“Turnamen Badak, khususnya, telah menjadi bukti bahwa bulu tangkis bisa dinikmati semua kalangan, dari petugas keamanan hingga pemuka agama, semua berpartisipasi dengan semangat tinggi,” ujar Devie manambahkan.

Sementara Ervan Maryanto mengatakan bulu tangkis baginya bukan sekadar hobi, melainkan misi untuk membangkitkan kembali cinta terhadap olahraga ini di kalangan masyarakat.

“Saya telah berupaya mengintegrasikan bulu tangkis ke dalam kurikulum ekstrakurikuler di 50 sekolah. Hari ini, sudah lima sekolah yang menjadikan bulu tangkis sebagai ekskul utama, dengan ratusan siswa aktif berlatih,” ujarnya.

Baca juga: Tim pemandu bakat pastikan profesionalisme dalam Seleknas PBSI 2025

Dukungan terhadap inisiatif Ervan terus mengalir, dengan rencana penyelenggaraan Kompetisi Badak enam kali setahun dan Kompetisi Pelajar dua kali setahun.

Sekretaris Jenderal PP PBSI Ricky Subagja mengapresiasi dan mendukung penuh terhadap komunitas yang berperan aktif dalam memasyarakatkan bulu tangkis ini.

“PBSI percaya bulu tangkis bukan sekadar olahraga, tetapi juga sumber kebanggaan dan kegembiraan bangsa. Komunitas seperti ini membuktikan bulu tangkis tidak hanya berkembang di level profesional, tetapi juga tumbuh kuat di akar rumput,” ujar Ricky.

“Kami mendukung penuh inisiatif seperti Turnamen Pelajar dan Badak, karena ini sejalan dengan visi kami untuk menjadikan bulu tangkis bagian dari budaya dan kebanggaan masyarakat Indonesia,” kata Ricky menambahkan.

Baca juga: Ricky Subagja: Sistem reli poin 21 masih ideal dibanding 3×15

Pewarta: Muhammad Ramdan
Editor: Fitri Supratiwi
Copyright © ANTARA 2025

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Berita Terkait

Rekomendasi lain

  • Related Posts

    10 Rumah di Biak Numfor Rusak Akibat Ledakan Bom Sisa Perang Dunia II

    Jakarta – Sebanyak 10 rumah dilaporkan rusak akibat ledakan bom diduga sisa peninggalan Perang Dunia II di Kabupaten Biak Numfor, Papua. Ledakan itu sebelumnya turut menewaskan 5 orang. “Data sementara…

    Nikaragua mengonfirmasi kematian pemimpin masyarakat adat Brooklyn Rivera dalam tahanan

    Brooklyn Rivera, seorang pemimpin masyarakat adat, politisi dan aktivis, meninggal dunia pada usia 73 tahun setelah bertahun-tahun ditahan di negara bagian Nikaragua, sehingga memicu protes dari para pembela hak asasi…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *