Dinas Keamanan Rusia tangkap warga rencanakan serangan teroris

Dinas Keamanan Rusia tangkap warga rencanakan serangan teroris

  • Sabtu, 4 Januari 2025 20:59 WIB
Dinas Keamanan Rusia tangkap warga rencanakan serangan teroris
Ilustrasi- Penangkapan seorang pelaku kriminal. ANTARA/Ardika/am.

Moskow (ANTARA) – Dinas Keamanan Federal Rusia (FSB) pada Sabtu mengaku telah menangkap empat warga negara Rusia yang berencana melakukan serangan teroris dengan menggunakan bom rakitan di sejumlah tempat ramai di Kota Yekaterinburg.

“Dinas Keamanan Federal Federasi Rusia telah mengamankan empat warga Rusia, kelahiran 2007 dan 2008, yang mempunyai kesamaan ide dengan organisasi teroris yang dilarang di Rusia dan berencana melakukan aksi teroris dengan bom rakitan di tempat kerumunan di Kota Yekaterinburg,” tulis pernyataan tersebut.

Dua di antaranya juga terlibat dalam kasus pembakaran kendaraan dinas Direktorat Utama Kementerian Dalam Negeri Rusia untuk Wilayah Sverdlovsk, kata FSB.

FSB mengatakan pihaknya telah mengumpulkan material bom rakitan dan alat komunikasi yang berisi petunjuk pembuatan bom dari para pelaku.

Sumber: Sputnik

Baca juga: Sembilan tewas, 25 orang terluka karena penembakan di Dagestan Rusia

Baca juga: Serangan teroris di Dagestan, Rusia, tewaskan 6 polisi, pendeta

Baca juga: Kabul sambut baik rencana Rusia hapus Taliban dari daftar teroris

Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: Azis Kurmala
Copyright © ANTARA 2025

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Berita Terkait

Rekomendasi lain

  • Related Posts

    Pemerintah militer Myanmar menolak perundingan damai

    Pemimpin kudeta Min Aung Hlaing dipilih oleh parlemen sebagai presiden awal bulan ini setelah pemilu dicemooh sebagai pemilu palsu. Pemerintah Myanmar yang didukung militer telah mengundang kelompok-kelompok yang berseberangan untuk…

    permohonan bantuan hukum pro-Palestina tetap tinggi pada tahun 2025 di tengah tekanan kampus AS

    Washington, DC – tuntutan dukungan hukum terkait advokasi pro-Palestina tetap tinggi di Amerika Serikat pada tahun lalu, ketika Presiden Donald Trump mengancam aktivisme dan universitas dengan hukuman. Dalam laporan tahunan…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *