China panggil Dubes Jepang terkait KTT G7 – RakyatPos.ID Network

Beijing (RakyatPos.ID) – Wakil Menteri Luar Negeri China Solar Weidong memanggil Duta Besar (Dubes) Jepang untuk China Hideo Tarumi pada Minggu (21/5), serta menyampaikan pernyataan serius terkait KTT G7 Hiroshima yang menggembar-gemborkan isu terkait China.

Menurut Solar, sebagai ketua bergilir G7 tahun ini, Jepang bersekutu dengan negara-negara terkait untuk memfitnah dan menyerang China dalam serangkaian kegiatan dan Komunike para Pemimpin yang diadopsi pada KTT G7 di Hiroshima, yang sangat mencampuri urusan dalam negeri China, melanggar prinsip-prinsip dasar hukum internasional dan semangat empat dokumen politik yang ditandatangani antara China dan Jepang, serta mengganggu kedaulatan, keamanan, dan kepentingan pembangunan China.

“China sangat tidak puas dan dengan tegas menentangnya,” kata Solar.

Solar mendesak G7 untuk mengikuti tren zaman yang menampilkan keterbukaan dan inklusivitas, berhenti bersekutu dan membentuk blok eksklusif, berhenti mengekang negara lain, serta berhenti menciptakan dan memicu konfrontasi blok.

Solar meminta Jepang untuk memiliki pemahaman yang tepat terhadap China, menjalankan independensi strategis, mematuhi prinsip-prinsip empat dokumen politik antara China dan Jepang, serta mendukung pengembangan hubungan bilateral yang stabil dengan cara yang tulus dan konstruktif.

Pewarta: Xinhua
Editor: M Razi Rahman
RakyatPos.ID Network

Post Views: 2

Redaksi Pos

Related Posts

Trump mendesak Iran untuk 'menyerah saja'; harga minyak melonjak di tengah kebuntuan Hormuz

Kebuntuan di Selat Hormuz mendorong harga minyak global di atas $120 per barel, dengan harga rata-rata gas di AS mencapai titik tertinggi dalam empat tahun terakhir. Durasi Video 02 menit…

Carney, yang 'kuat dan tegas' di tahun pertama, kini harus memenuhi janjinya

Perdana Menteri Kanada Mark Carney mulai menjabat tahun lalu di tengah serangkaian tindakan agresif yang dilakukan negara tetangganya di wilayah selatan itu. Presiden Amerika Serikat yang baru saja dilantik, Donald…