Pantai Gading mengalahkan Prancis dalam peringatan Piala Dunia sebagai salah satu favorit

Pantai Gading mengalahkan Prancis 2-1 dalam pertandingan persahabatan jelang Piala Dunia 2026, saat pemain Manchester United Amad Diallo menyegel kemenangan.

Prancis menepis ‌kekhawatiran atas kesiapan mereka di Piala Dunia setelah menderita kekalahan mengejutkan 2-1 dari Pantai Gading dalam pertandingan pemanasan ⁠turnamen, dan menekankan bahwa ringkasan tersebut akan menjadi pengingat yang berguna dan bukannya menjadi alasan untuk khawatir.

Pasukan Didier Deschamps ⁠memimpin melalui gol luar biasa di babak pertama dari Rayan Cherki pada hari Kamis, tetapi mereka setelah mengalahkan jeda saat Guela Doue dan Amad Diallo menyatakan keadaan untuk ⁠Elephants di Nantes.

Cerita yang Direkomendasikan

daftar 4 barang

daftar akhir

Saat Prancis membuka kampanye Piala Dunia mereka melawan Senegal di New York pada 16 Juni, gelandang Aurelien Tchouameni mengatakan hasil tersebut harus dilihat dalam konteks persiapan.

“Sangat mengerikan kekalahannya, namun kami berada dalam fase persiapan; kami tetap percaya diri,” kata Tchouameni.

“Tidak ada kesimpulan yang dapat diambil dari pertandingan ini, bahkan jika kami menang. Kami akan siap.”

Prancis menurunkan tim eksperimental, dengan beberapa pemain Paris Saint-Germain diistirahatkan setelah kemenangan final Liga Champions akhir pekan lalu, dan melakukan banyak perubahan setelah turun minum.

Bek Lucas Hernandez juga memperkecil arti penting kekalahan tersebut.

“Kami selalu ingin menang, tapi kami sedang dalam ⁠tahap persiapan, dan ada banyak ⁠pergantian pemain,” kata Hernandez.

“Kami dalam semangat yang baik.”

Deschamps, namun, mengakui bahwa kru telah kehilangan kendali atas pertandingan setelah 45 menit pembukaan yang menggembirakan dan diumumkan bahwa Prancis akan menghadapi lawan dengan kualitas yang mirip dengan Pantai Gading di Amerika Serikat.

“Kekalahan tidak pernah menyenangkan, meski kami melakukan beberapa hal bagus di babak pertama,” kata Deschamps.

“Di babak kedua kami melakukan banyak perubahan, tapi itu ⁠bukan alasan. Kami tidak tampil bagus setelah jeda, dan mereka membawa banyak kecepatan.

“Kami akan menghadapi tim dengan tipe yang sama pada 16 Juni.”

Pelatih Prancis mengatakan hasil ini bisa berguna ‌jika mencegah para pemainnya berpuas diri sebelum turnamen.

“Ini adalah pengingat, jika kita meremehkan, jangan berpikir kita lebih baik dari yang sebenarnya,” katanya.

‌Cherki ‌menambahkan: “Ini sedikit peringatan, dan saya dapat memberi tahu Anda bahwa kami tidak akan pergi ke Piala Dunia dengan berpikir kami adalah favorit, tetapi kami akan menghancurkan semua orang.”

  • Related Posts

    Ada Konser EXO hingga Raisa di GBK Akhir Pekan, Begini Rekayasa Lalinnya

    Jakarta – Boyband kenamaan Korea Selatan, EXO dan juga penyanyi Raisa akan menggelar konser di Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, 6-7 Juni. Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta menyiapkan rekayasa lalu…

    Intrik Dadan Cs di BGN: Markup Sepatu hingga Motor Listrik

    Jakarta – Kejaksaan Agung (Kejagung) mengatakan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana dengan dua eks wakil lainnya, yakni Sony Sanjaya dan Lodewyk Pusung, melakukan penggelembungan (markup) harga pengadaan…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *