UI sebagai Kampus Berdampak dan Masa Depan Pendidikan Tinggi di Indonesia

INFO NASIONAL – Universitas Indonesia (UI) mengukuhkan peran sebagai Kampus Berdampak yang tidak hanya menghasilkan lulusan dan publikasi ilmiah, tetapi juga menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat. Melalui penguatan riset, inovasi, pengabdian masyarakat, dan perluasan akses pendidikan sepanjang 2025, UI berupaya memastikan ilmu pengetahuan hadir menjawab kebutuhan bangsa.

Arah tersebut ditegaskan Rektor UI Heri Hermansyah dalam Sidang Terbuka Majelis Wali Amanat UI, pada Mei 2026. Heri mengatakan, pencapaian universitas bukan sekadar angka, namun juga perubahan yang dirasakan masyarakat dan sivitas akademika.

Sepanjang 2025, UI menghasilkan 3.180 publikasi ilmiah, lebih dari seribu hak cipta, puluhan paten, serta berbagai policy brief untuk mendukung kebijakan publik. UI juga mengembangkan pendekatan research-based community engagement, yakni pengabdian masyarakat berbasis riset dan kebutuhan lapangan.

Hasilnya, penerima manfaat program pengabdian masyarakat UI meningkat menjadi lebih dari 81 ribu orang, naik signifikan dibanding tahun sebelumnya sekitar 18 ribu penerima manfaat. Mahasiswa juga didorong menjadi bagian dari perubahan sosial. Pada 2025, mahasiswa UI meraih lebih dari 1.800 penghargaan nasional dan internasional serta aktif dalam kegiatan sosial dan demokrasi kampus.

Di bidang akses pendidikan, mahasiswa UI berasal dari 342 kota dan kabupaten. UI juga menyalurkan Rp 421 miliar dana beasiswa bagi lebih dari 11 ribu mahasiswa dan memperluas program keringanan UKT. Secara global, UI berhasil menembus peringkat 189 dunia QS World University Rankings 2026 dan menjadi universitas pertama di Indonesia yang masuk 200 besar dunia. (*)

  • Related Posts

    Eks Ketua KPU: Sistem Proporsional Terbuka Sisakan 5 Ketidakadilan Pemilu

    Jakarta – Mantan Ketua KPU Ramlan Surbakti mengatakan pelaksanaan pemilu di Indonesia saat ini sudah berlangsung bebas. Namun, dia menilai sistem pemilu saat ini belum sepenuhnya adil. Hal itu disampaikan…

    Makam Wanita di Boyolali Dibongkar Usai Ada Dugaan Kiriman Sate Misterius

    Jakarta – Makam salah satu warga Dukuh Sindon, Desa Sindon, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah (Jateng), bernama Aminah (57) dibongkar. Pembongkaran dilakukan untuk mengautopsi jenazah karena dicurigai kematiannya tak…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *