Serangan AS terhadap kapal yang diduga membawa narkoba di Pasifik menjatuhkan satu orang

Puluhan serangan sejak September telah menghasilkan sedikitnya 194 orang dalam operasi AS yang dijuluki ‘Tombak Selatan’.

Serangan militer AS terhadap kapal penyelundup narkoba di Pasifik Timur telah memicu satu orang dan menyebabkan dua orang lainnya terdampar di laut, kata para pejabat, sebagai kelanjutan dari pola yang telah menimbulkan kekhawatiran di kalangan organisasi hak asasi manusia global.

“Satu laki-laki teroris narkotika tewas dalam aksi ini dan ada dua orang yang selamat,” tulis Komando Selatan AS dalam sebuah postingan di X pada hari Selasa. Ia menambahkan bahwa “segera memberi tahu Penjaga Pantai AS untuk mengaktifkan sistem pencarian dan penyelamatan bagi para korban”.

Sebuah video yang diposting di media sosial oleh Komando Selatan AS menunjukkan sebuah perahu melaju kencang di udara sebelum meledak dan terbakar. Tidak ada korban selamat yang terlihat dalam video tersebut.

Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa negaranya sedang “dalam konflik bersenjata” dengan kartel narkoba Amerika Latin, yang dikatakan bertanggung jawab atas momok overdosis obat-obatan mematikan yang menjangkiti banyak komunitas AS.

Serangan Lusinan serupa telah mencapai sedikitnya 194 orang sejak September lalu, menurut penghitungan Associated Press, dalam operasi militer yang dijuluki “Tombak Selatan”.

Militer AS mengklaim bahwa kapal yang menjadi target “dioperasikan oleh Organisasi Teroris yang Ditunjuk” dan “transit di sepanjang rute penyelundupan narkotika yang diketahui di Pasifik Timur” untuk perdagangan narkoba. Namun mereka tidak memberikan rincian lebih lanjut atau bukti apa pun yang mendukung tuduhan tersebut.

Pakar hukum dan kelompok hak asasi manusia mengatakan serangan terhadap kapal-kapal tersebut dapat dianggap sebagai pembunuhan di luar proses hukum karena serangan tersebut tampaknya ditujukan kepada warga sipil yang tidak menimbulkan ancaman langsung terhadap Amerika Serikat.

Awal bulan ini, pemerintahan Trump mencatat bahwa presiden telah menandatangani “strategi kontraterorisme” baru yang menempatkan pemberantasan kartel narkoba di Belahan Barat sebagai prioritas utama pemerintahannya.

  • Related Posts

    Ghana mulai memulangkan warganya ketika xenofobia meningkat di Afrika Selatan

    Lewati tautanLewati ke Konten Hidup Menu navigasi berita Afrika Asia AS & Kanada Amerika Latin Eropa Asia Pasifik Timur Tengah Dijelaskan Pendapat Olahraga Video Fitur Ekonomi Hak Asasi Manusia Krisis…

    Menlu Jelaskan Kunjungan Prabowo ke Paris karena 2 Kali Diundang Macron

    Jakarta – Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono menjelaskan alasan di balik kunjungan resmi kenegaraan Presiden Prabowo Subianto ke Paris, Prancis. Sugiono mengatakan Presiden Prancis Emmanuel Macron sudah dua kali mengundang…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *