Ketua Fraksi Golkar di MPR RI Melchias Markus Mekeng meminta dana program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak mengambil anggaran pendidikan dalam Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN). Untuk itu, dia meminta Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa harus mencari sumber dana.
“Jadi, kalau memang program MBG terus dilaksanakan, ya, kami berharap Menteri Keuangan cari sumber pendanaan yang lain, agar program MBG tetap berjalan,” kata Mekeng usai diskusi Fraksi Golkar MPR RI di Bintaro, Tangerang Selatan, Senin (25/5/2026).
Mekeng menyatakan bakal melayangkan surat ke Presiden Prabowo Subianto untuk meminta hal tersebut. Dia akan meminta agar menjadikan dana pendidikan tidak diganggu.
“Ya, mudah-mudahan surat kami bisa diterima dan ditanggapi dengan positif,” jelasnya.
Di sisi lain, Mekeng tetap setuju dengan pelaksanaan program MBG. Dia menilai MBG memiliki banyak manfaat bagi anak-anak.
“Kami setuju dengan program MBG. Karena program MBG itu manfaatnya banyak, tapi kami juga concern terhadap pendidikan karena pendidikan itu ya dari prasarana, dari guru, segala macam itu sekarang menjadi persoalan dasar juga,” imbuh dia.
Dia menekankan, dalam Undang-Undang Dasar 45 sudah disebut bahwa 20% dari APBN untuk anggaran pendidikan sepenuhnya. Katanya hal itu tak bisa diotak-atik.
“Sudah ada itu 20% itu untuk pendidikan dan tidak bisa diarti-luaskan dengan berbagai macam yang ada kaitan dengan pendidikan,” ungkapnya.
“Kalau pendidikan itu, kan, ada murid, ada guru, ada sekolahnya dan fasilitas-fasilitasnya, itu satu rangkaian, begitu,” imbuh dia.
(tsy/maa)





