Pengguna jalan dihadapkan kemacetan luar biasa di daerah Klender, Jakarta Timur (Jaktim) pagi tadi. Padatnya lalu lintas (lalin) awal pekan itu semakin menjadi karena ada tawuran.
Tawuran terjadi di saat banyak orang melakukan perjalanan menuju tempat bekerja. Peristiwa tawuran itu semakin menambah kemacetan hingga kendaraan sempat tak bergerak karena tak dapat melintas.
Berdasarkan video yang diperoleh dari Polres Jaktim, tawuran itu sempat menyebabkan kemacetan. Terlihat antrean panjang kendaraan memadati jalan tersebut pada pagi tadi.
Polisi mendatangi lokasi dan tawuran pun bubar. Setelah itu lalu lintas berangsur normal.
“Dilaporkan dari Jalan I Gusti Ngurah Rai Kebon Singkong, Klender, Jaktim, lalin lancar terkendali. Info tawuran terjadi pukul 05.30 WIB,” kata Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Timur, Kompol Harnas Prihandito, saat dihubungi, Senin (25/5/2026).
Pemotor Terobos Tawuran
Tawuran itu terjadi di Jalan I Gusti Ngurah Rai, tepatnya di dekat Stasiun Klender, Duren Sawit, Jaktim. Tawuran memicu kemacetan dan mengganggu aktivitas masyarakat yang sedang berangkat sekolah atau bekerja.
Tawuran terjadi di tengah Jalan I Gusti Ngurah Rai, tepatnya di dekat Stasiun Klender sehingga memicu kemacetan panjang (Foto: Instagram @Muhammadigoil)
Salah satu pemotor, Ilham, mengaku berada di lokasi pada pukul 06.55 WIB. Berdasarkan video yang dibagikan melalui akun Instagram @muhamadigoil, kejadian itu sempat membuat kemacetan di sekitar lokasi, sejumlah pemotor ada yang turut mengabadikan peristiwa itu.
Terlihat asap putih mengepul di antara massa tawuran tersebut. Ilham pun bercerita dia dan sejumlah pengendara motor lainnya mengaku nekat menerobos massa tawuran.
“Kejadiannya sebelum Stasiun Klender, arah Jakarta ke Bekasi. Saya dengan yang lain menerobos kerumunan, hingga sempat ada lemparan yang terkena pengendara,” kata Ilham saat dihubungi.
Dia mengatakan warga yang sempat terkena lemparan botol air mineral dalam kondisi aman. Ia mengaku nekat menerobos massa tawuran karena beramai-ramai dengan pemotor lainnya.
“Alhamdulillah aman (pemotor yang terkena lemparan botol), saya sempat make sure ke abangnya. Saya aman juga kok, ikut menerobos dengan yang lain juga, mungkin karena yang menerobos ramai-ramai yaa, jadi mereka memberanikan diri aja,” ujarnya.
Ia mengaku nekat menerobos massa tawuran tersebut karena hampir terlambat masuk kerja. Menurutnya, hampir rata-rata pengendara motor yang berada di lokasi menerobos tawuran.
“Saya menerobos karena saya sudah telat. Waktu menerobos itu hampir rata-rata kendaraan lainnya ikut jalan maju menerobos,” ungkapnya.
Foto: Polisi membubarkan tawuran di Jalan I Gusti Ngurah Rai dekat Stasiun Klender, Jakarta Timur. (dok. Istimewa)
Ilham mengatakan sebagian warga lainnya masih tetap bertahan di jalan menunggu tawuran dibubarkan. Selain itu ada pula yang memilih putar balik.
“Ada sebagian yang masih nunggu atau putar balik, setelah itu kabar terakhirnya ada petugas polisi yang mengatasinya,” katanya.
Transum Ikut Terdampak
Tak hanya kendaraan pribadi, transportasi umum (transum) turut terdampak kemacetan imbas tawuran. Kendaraan-kendaraan tak dapat bergerak karena tawuran terjadi di tengah jalan.
Perjalanan bus Transjakarta rute 11 W Stasiun Klender-Pulo Gadung dilaporkan mengalami keterlambatan pagi ini. Hal itu akibat adanya tawuran di sekitar Stasiun Klender Jakarta Timur.
“Koridor 11, Rute 11W, Rute JAK34 dan JAK42 mengalami keterlambatan kedatangan dikarenakan adanya tawuran warga di sekitar Stasiun Klender,” kata PT Transjakarta melalui akun X resminya, Senin (25/5/2026) pada pukul 07.10 WIB.
Transjakarta meminta maaf atas keterlambatan tersebut. Transjakarta juga meminta masyarakat memantau informasi terbaru layanan bus melalui informasi resmi di akunnya.
“Mohon maaf atas ketidaknyamanannya,” katanya.
Polisi menyita sejumlah barang bukti yang diduga akan digunakan dalam aksi tawuran di Jalan I Gusti Ngurah Rai dekat Stasiun Klender, Jakarta Timur. (dok. Istimewa)
Petasan hingga Busur Disita
Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Alfian Nurrizal mengatakan tawuran dibubarkan oleh Tim Patroli Perintis Presisi Polres Metro Jakarta Timur bersama personel Patra Brimob.
“Sudah dibubarkan oleh Tim Patroli Perintis Presisi Polres Metro Jakarta Timur bersama personel Patra Brimob,” kata Kombes Alfian.
Alfian menjelaskan pihaknya menerima laporan dari masyarakat terkait adanya aksi tawuran pada pukul 07.10 WIB pagi. Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Patroli Perintis Presisi C dan D bersama personel Patra Brimob langsung bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan penanganan.
“Setibanya di lokasi, petugas berhasil melerai dan membubarkan aksi tawuran sehingga situasi dapat segera dikendalikan,” imbuhnya.
Tim kemudian melakukan penyisiran serta pemeriksaan di sekitar lokasi kejadian dan berhasil mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga akan digunakan dalam aksi tawuran.
“Barang bukti yang diamankan antara lain 3 petasan, 5 busur, dan 1 proyektil ketapel,” imbuhnya.
(jbr/fas)






