Razia di Jakarta Pusat, Polisi Temukan Narkoba hingga Senjata Tajam

Jakarta – Polres Metro Jakarta Pusat menggelar patroli skala besar di sejumlah titik rawan dini hari tadi dalam rangka cipta kondisi. Hasilnya, polisi mengamankan sejumlah barang seperti narkoba hingga senjata tajam.

Kapolres Jakarta Pusat Kombes Reynold EP Hutagalung mengatakan, Razia yang dimulai pukul 01.00 WIB. Dalam operasi itu, polisi melakukan pemeriksaan terhadap pengendara motor yang tidak menggunakan helm, tanpa pelat nomor, hingga berboncengan lebih dari dua orang.

“Hasilnya, sejumlah pelaku yang kedapatan membawa narkotika dan senjata tajam berhasil diamankan,” kata Reynold dalam keterangannya, Jumat (22/5/2026).

Reynold menjelaskan, beberapa wilayah yang dirazia petugas di antaranya Jalan Hayam Wuruk, Gambir. Mereka mengamankan satu orang berinisial HMG yang ketahuan membawa narkoba.

“Polisi mengamankan seorang pria berinisial HMG. Dari tangan pelaku, petugas menemukan paket diduga sabu, narkotika sintetis, alat hisap sabu, telepon genggam serta sepeda motor,” jelas dia.

Kemudian polisi juga mengamankan seorang pelajar berinisial DA. Dia diamankan seusai kedapatan membawa celurit.

“Masih di wilayah Gambir, seorang pelajar berinisial DA juga diamankan di kawasan Banjir Kanal Barat karena membawa sebilah celurit,” ungkap dia.

Kemudian, di wilayah Menteng, polisi menemukan tiga botol minuman keras jenis arak Bali dari seorang pengendara motor. Tak hanya itu, polisi menemukan dua paket ganja yang disimpan di bagasi motor serta 13 butir obat jenis tramadol dari pengendara lainnya.

“Tak hanya itu, sejumlah kendaraan tanpa surat-surat dan tanpa pelat nomor turut diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ucapnya.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold E. P. Hutagalung mengatakan patroli stasioner ini merupakan langkah preventif untuk menekan potensi kriminalitas jalanan dan menciptakan rasa aman bagi masyarakat.

“Razia ini merupakan bagian dari upaya cipta kondisi untuk mencegah aksi kriminalitas jalanan, penyalahgunaan narkoba, kepemilikan senjata tajam serta gangguan kamtibmas lainnya di wilayah Jakarta Pusat,” ucapnya.

Reynold menegaskan pihaknya akan terus meningkatkan patroli kewilayahan dan operasi serupa pada jam-jam rawan demi menjaga situasi tetap aman dan kondusif. Dia mengimbau bagi masyarakat yang mengetahui ada gangguan kamtibmas agar melapor langsung atau dapat melalui call center 110.

“Masyarakat yang membutuhkan bantuan kepolisian atau menemukan adanya gangguan kamtibmas dapat segera menghubungi Call Center Polisi 110 yang siap melayani selama 24 jam,” ucapnya.

(tsy/mea)

  • Related Posts

    Ribuan orang menghadiri salat jenazah korban serangan masjid di San Diego

    Umpan Berita Lebih dari 2.000 orang berkumpul untuk salat jenazah di San Diego untuk tiga pria yang tewas saat menghadapi pria bersenjata di masjid terbesar di kota itu. Anggota masyarakat…

    Pemprov DKI Tertibkan 13 Jukir Liar di Blok M, Akan Diberi Pembinaan

    Jakarta – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menertibkan juru parkir (jukir) liar di kawasan Blok M, Jakarta Selatan. Sebanyak 13 jukir liar yang terjaring dalam operasi tersebut dibawa untuk menjalani…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *