Driver Ojol di Depok Ditipu Penumpang Offline, Motor Raib Dibawa Kabur

Depok

Seorang pengemudi ojek online (ojol) berinisial MA menjadi korban penipuan penumpang offline di Sukatani, Tapos, Depok. Motor korban raib dibawa kabur pelaku.

Peristiwa itu terjadi pada Selasa (19/5/2026), pukul 11.30 WIB, di Sukatani, Tapos, Depok. Mulanya pelaku turun dari angkutan umum dan mendatangi korban yang sedang mangkal di Jalan Mekarsari.

Pelaku bertanya kepada korban untuk menggunakan jasa tanpa melalui aplikasi. Korban pun bersedia dan mengantarkan pelaku ke Jalan Dongkal, Sukatani, Depok.

“Korban dan pelaku sempat berhenti di warung. Dan tidak lama kemudian, ada seseorang yang diduga teman pelaku mendatangi mereka berdua, lanjut ngobrol dengan pelaku,” ujar Kapolsek Cimanggis Kompol Jupriono dalam keterangannya, Kamis (21/5).

Korban dan pelaku kemudian pergi tak jauh dari lokasi berhenti. Pelaku kemudian mengalihkan perhatian korban dengan memintanya mengambilkan bunga sebagai obat yang ada di pinggir jalan.

“(Pelaku) menunjukkan ke korban untuk mengambil beberapa bunga yang ada di pinggir jalan dekat makam dengan alasan buat obat,” jelasnya.

Setelah itu, pelaku memberi korban uang Rp 50 ribu untuk membeli air minum. Di saat itulah pelaku mengambil motor korban dan meninggalkannya di lokasi.

“Setelah itu pelaku memberikan uang Rp 50 ribu kepada korban untuk membeli air minum. Setelah itu korban ditinggal di dekat lokasi tersebut,” tuturnya.

Atas kejadian tersebut, korban mengalami kerugian berupa satu unit motor. Polisi telah mengecek tempat kejadian perkara (TKP), saat ini kasus masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.

(dvp/mea)

  • Related Posts

    Bus TransJ Tabrakan di Jaktim Disopiri Pramusapa, Langsung Dinonaktifkan

    Jakarta – Transjakarta menonaktifkan pramusapa yang diduga terlibat dalam tabrakan 2 unit bus di area Depo Kampung Rambutan, Jakarta Timur (Jaktim). Langkah itu diambil sekaligus melakukan investigasi mendalam terkait penyebab…

    IDAI Surati BGN soal Kebijakan Distribusi Susu Formula

    IKATAN Dokter Anak Indonesia (IDAI) menyurati Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana dan tiga pimpinan lain. Surat terbuka itu memuat masukan atas implementasi kebijakan distribusi susu formula massal dalam menu…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *