Mudik 2026 Sukses, Komisi III DPR Puji Kinerja Kapolri-Kakorlantas

Jakarta

Komisi III DPR RI menilai pengamanan hingga rekayasa lalu lintas dalam arus mudik dan arus balik Lebaran 2026 berjalan dengan sukses. Komisi III mengapresiasi kinerja Polri, khususnya Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho.

“Penyelenggaraan mudik tahun ini menunjukkan hasil yang sangat positif di berbagai aspek. Salah satunya adalah penurunan angka kecelakaan lalu lintas dibandingkan tahun-tahun sebelumnya” kata Ketua Komisi III DPR Habiburokhman, Kamis (2/4/2026).

“Tentu Ini adalah capaian yang sangat baik. Angka kecelakaan bisa ditekan, artinya strategi pengamanan dan rekayasa lalu lintas berjalan sangat efektif,” sambungnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Komisi III DPR juga menyoroti kondisi keamanan di daerah-daerah yang relatif kondusif selama periode mudik Lebaran. Aksi kejahatan selama periode mudik disebut mengalami penurunan, seiring dengan peningkatan patroli-patroli dan pengamanan oleh aparat kepolisian di berbagai wilayah.

Komisi III DPR juga melihat selama masyarakat meninggalkan rumah untuk merayakan Lebaran di kampung halaman, situasi kamtibmas tetap terjaga. Ini menunjukkan kesiapsiagaan aparat kepolisian di lapangan.

“Dari sisi kelancaran lalu lintas, Komisi III DPR menilai kemacetan di sejumlah jalur-jalur utama juga berkurang seperti di ruas jalan Tol maupun jalan-jalan umum, baik saat arus mudik maupun arus balik. Artinya penerapan rekayasa lalu lintas seperti one way dan contraflow di jalan Tol dinilai mampu mengurai kepadatan kendaraan secara signifikan,” jelas Habiburokhman.

“Bahkan Jalur-jalur yang biasanya menjadi langganan tiap tahun mengalami kemacetan parah kini bisa lebih terkendali. Ini hasil kerja keras dan koordinasi yang baik antarinstansi dan personel kepolisian di lapangan,” sambungnya.

Komisi III DPR, lanjut Habiburokhman, berharap capaian tahun ini dapat dipertahankan bahkan ditingkatkan pada penyelenggaraan mudik Lebaran di masa depan. Pola-pola pengamanan juga harus terus disempurnakan agar mudik semakin aman, nyaman, dan lancar bagi seluruh masyarakat yang merayakan untuk dapat berkumpul bersama keluarga masing-masing di kampung halaman.

Kakorlantas Polri Irjen Agus SuryonugrohoKapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho (Foto: dok. istimewa)

Kapolri Apresiasi Kinerja Jajaran dalam Operasi Ketupat 2026

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebelumnya menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran menyusul keberhasilan pengamanan Operasi Ketupat 2026 hingga masa kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD). Polri mencatatkan rapor hijau dengan penurunan angka fatalitas kecelakaan yang signifikan di tengah lonjakan arus mudik dan balik.

Pernyataan tersebut disampaikan Kapolri saat memimpin rapat analisis dan evaluasi (anev) Operasi Ketupat 2026 dan KRYD, Rabu (1/4). Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho mengikuti anev ini menyampaikan pesan dan arahan Kapolri kepada jajaran Korlantas Polri.

“Dihaturkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya atas keberhasilan Operasi Ketupat 2026, yang sore ini disampaikan langsung oleh Bapak Kapolri,” ujar Irjen Agus kepada jajaran, Rabu (1/4/2026).

Kapolri memaparkan, pelaksanaan pengamanan arus mudik dan arus balik Lebaran 2026 secara umum berjalan positif. Terjadi penurunan angka kecelakaan lalu lintas dan peningkatan kelancaran arus mudik maupun balik. Keberhasilan ini tidak lepas dari sinergi dan kolaborasi lintas sektoral yang erat selama operasi.

Data Anev menunjukkan penurunan tajam pada angka korban meninggal dunia (MD) sebesar 31,19% atau berkurang 136 jiwa dibandingkan periode Lebaran tahun lalu. Secara keseluruhan, jumlah kasus kecelakaan lalu lintas (laka lantas) juga turun 6,31% dari 3.754 kasus menjadi 3.517 kasus.

Penurunan juga tercatat pada kategori luka berat (LB) sebesar 13,8 persen. Hal ini membuktikan bahwa langkah preventif dan kesigapan petugas di lapangan berhasil menekan tingkat keparahan kecelakaan di jalur mudik.

Selama periode 13 hingga 29 Maret 2026, pergerakan kendaraan di gerbang utama Jakarta terpantau sangat masif. Arus keluar Jakarta terealisasi 3.255.002 kendaraan, naik 18,43 persen dari kondisi normal. Arus masuk Jakarta terealisasi 2.989.931 kendaraan, naik 10,79 persen dari kondisi normal.

Tingkat kepatuhan pemudik untuk kembali ke Jakarta juga cukup tinggi, di mana 88,1 persen dari total proyeksi kendaraan sudah kembali masuk ke wilayah Ibu Kota hingga akhir periode operasi.

Kelancaran arus mudik dan arus balik tahun ini didukung oleh 285 kali intervensi rekayasa lalu lintas yang dilakukan Korlantas Polri, dengan rincian: Pengalihan arus 205 kali, contraflow: 39 kali, one way lokal presisi 39 kali dan one way nasional presisi 2 kali.

Sektor transportasi publik juga mengalami kenaikan penumpang yang signifikan di semua moda. Kenaikan tertinggi terjadi pada sektor pelabuhan sebesar 15,51 persen atau 5,52 juta penumpang, disusul terminal 11,41 persen, stasiun 8,06 persen, dan bandara 6,99 persen.

Keberhasilan Operasi Ketupat 2026 menurut Kapolri juga tidak lepas dari berbagai stimulus pemerintah Presiden Prabowo Subianto, mulai diskon tarif tol dan transportasi publik, program mudik gratis, hingga kebijakan WFA/WFH yang terbukti efektif memecah konsentrasi kepadatan arus. Ketegasan penerapan SKB pembatasan angkutan barang sumbu tiga ke atas juga memberi pengaruh signifikan.

Dalam arahannya, Kapolri memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh personel. Namun, ia juga menekankan beberapa poin penting untuk ditindaklanjuti. Salah satunya, Kapolri meminta agar dilakukan evaluasi mendalam guna meningkatkan pelayanan pada Operasi Ketupat tahun depan.

Irjen Agus meminta seluruh PJU Korlantas Polri, para Dirlantas, hingga Kasat Lantas untuk menindaklanjuti arahan Kapolri. Dia meminta agar terus menjaga momentum positif dengan tetap mengedepankan pelayanan yang menyentuh hati masyarakat.

Pasca-Operasi Ketupat, Irjen Agus menekankan pentingnya menjaga marwah institusi Polri melalui tugas-tugas di bidang lalu lintas. Ia menginstruksikan jajaran untuk menjabarkan program unggulan ‘Polantas Menyapa dan Melayani’ sebagai fondasi utama dalam berinteraksi dengan pengendara.

“Mari kita semua menjaga marwah Polri melalui tugas-tugas di bidang lalu lintas, serta menjabarkan program-program Polantas Menyapa dan Melayani,” tegas jenderal bintang dua tersebut.

Irjen Agus menitikberatkan pada metode dialogis dan pendekatan yang super humanis dalam menjalankan tugas sehari-hari. Menurutnya, kesadaran berlalu lintas masyarakat tidak hanya dibangun melalui penegakan hukum, tetapi juga lewat edukasi yang santun.

Dengan semangat pelayanan yang lebih humanis, Korlantas Polri berkomitmen untuk terus menekan angka kecelakaan di masa mendatang melalui kehadiran petugas yang solutif di lapangan.

“Melalui dialogis-dialogis, superhumanis untuk menciptakan kesadaran berlalu lintas dan menciptakan kamseltibcarlantas (keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas),” ujarnya.

(haf/hri)

  • Related Posts

    Di Korea, Prabowo Bahas Kelanjutan Proyek Jet Tempur KF-21

    PRESIDEN Prabowo Subianto membahas kelanjutan kerja sama proyek jet tempur KF-21 Boramae alias Korean Fighter Xperiment/Indonesian Fighter Xperiment (KFX/IFX), dalam pertemuan bilateral dengan Presiden Republik Korea Lee Jae-myung. Persamuhan itu…

    BMKG: Peringatan Dini Tsunami Imbas Gempa di Maluku Utara Berakhir

    BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengakhiri peringatan dini tsunami setelah gempa bumi di wilayah Pulau Batang Dua, Ternate, Maluku Utara pada Kamis, 2 April 2026. Peringatan dini tsunami ini…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *