Sepakat Prabowo, PM Jepang Sanae Tegaskan Dukung Palestina Merdeka

Jakarta

Presiden Prabowo Subianto melakukan pertemuan dengan Perdana Menteri (PM) Jepang Sanae Takaichi dalam kunjungan resminya ke Tokyo beberapa hari lalu. PM Sanae menyatakan sepakat dengan Prabowo mengenai dukungan kemerdekaan Palestina.

Hal itu disampaikan PM Sanae dalam akun Instagram resminya dilihat, Kamis (2/4/2026). PM Sanae mulanya menjelaskan pertemuan itu menghasilkan kesepakatan bilateral meningkatkan kerja sama di sektor ekonomi dan keamanan.

“Secara khusus, kami mengonfirmasikan bahwa kami akan lebih mempromosikan kerja sama ekonomi menggunakan kekuatan Jepang seperti perdagangan dan investasi, AZEC (Masyarakat Asia Zero Emission), energi, Al, pencegahan bencana, perikanan, mineral kritis, dll,” ujar Sanae.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Kerja sama keamanan termasuk OSA (dukungan untuk penguatan kapasitas keamanan pemerintah), kerjasama keamanan dan pertahanan maritim, dan kerjasama dalam pengembangan bakat industri,” sambungnya.

Sanae mengatakan kedua kepala negara turut membicarakan situasi konflik di kawasan Timur Tengah memanas imbas perang AS-Israel dan Iran. Dia juga menegaskan akan mendukung kemerdekaan Palestina.

“Kami membicarakan situasi di Timur Tengah, dan saya rasa itu pencapaian yang luar biasa bahwa kami bisa sepakat dengan Presiden Prabowo untuk ‘berkolaborasi dan menanggapi ketenangan awal situasi’. Saya juga akan mendukung negara Palestina,” ujarnya.

Diketahui Prabowo melakukan kunjungan resmi perdana ke Jepang selama 29-31 Maret 2026. Prabowo mengawali kunjungan dengan menemui Kaisar Naruhito di Imperial Palace, Tokyo, pada 30 Maret. Kemudian dilanjutkan dengan pertemuan dengan PM Jepang di Istana Akasaka pada 31 Maret.

(fca/maa)

  • Related Posts

    Mengapa pemilu Armenia mendapat perhatian begitu besar di luar negeri?

    Rusia, Amerika Serikat, dan Uni Eropa semuanya mempunyai kepentingan karena geopolitik menjadi pusat perhatian. Armenia sedang menuju tempat pemungutan suara. Para pemilih akan memilih antara Perdana Menteri Nikol Pashinyan, yang…

    100 hari setelah perang melawan Iran, Trump gagal menggalang dukungan AS

    Hari Minggu menandai 100 hari perang yang dilancarkan Amerika Serikat dan Israel melawan Iran. Namun seiring dengan berlanjutnya perundingan pertempuran dan gencatan senjata, konflik tersebut tetap tidak populer di kalangan…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *