SEKRETARIS Jenderal Dewan Perwakilan Rakyat Indra Iskandar mengatakan lembaganya telah merumuskan cara untuk menghemat energi sebagai respons kenaikan harga bahan bakar minyak dunia. Menurut Indra, tiga fokus utama penghematan Sekretariat Jenderal DPR adalah pembatasan penggunaan BBM, pengaturan penggunaan listrik di gedung DPR, serta pengetatan aturan perjalanan dinas.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Adapun pembatasan penggunaan BBM berlaku untuk pejabat eselon I hingga III yang menggunakan kendaraan dinas dengan target penghematan mencapai Rp 1,5 miliar. “Setjen DPR menargetkan penghematan sekitar Rp 1,5 miliar dalam satu tahun dari kebijakan ini diterapkan,” kata Indra dikutip dari keterangan tertulis laman DPR pada Sabtu, 28 Maret 2026.
Selain penggunaan kendaraan dinas yang dibatasi, ke depannya juga akan diberlakukan sistem pengendalian BBM berbasis Radio Frequency Identification berupa teknologi identifikasi dan pemantauan distribusi BBM secara real time lewat label RFID yang dipasang di kendaraan.
Indra juga membuka peluang penerapan kebijakan kerja dari rumah khusus hari Jumat. “Kalau hari Jumat kita terapkan WFH, maka bus jemputan pegawai tidak perlu beroperasi. Ini tentu menjadi potensi efisiensi yang cukup besar,” kata dia.
Kemudian, penghematan listrik di Kompleks DPR akan dimulai dengan pemadaman listrik secara terjadwal sejak pukul 18.00 WIB. Menurut Indra langkah ini bisa menghemat energi listrik saat hanya ada sedikit pekerja di malam hari ini. Penghematan ini akan berdampak pada operasional gedung secara keseluruhan termasuk penggunaan lift dan fasilitas lain.
Berikutnya, Setjen DPR memutuskan akan menyeleksi perjalanan dinas pegawainya. Di mana perjalanan dinas yang tidak memiliki urgensi tinggi akan dibatasi atau dialihkan ke pertemuan virtual. “Untuk kegiatan yang memiliki urgensi tinggi seperti pembahasan rancangan undang-undang atau uji publik yang membutuhkan kehadiran langsung, tetap kita fasilitasi.”
Indra menjelaskan, kebijakan ini dibahas sebelum Hari Raya Idul Fitri 2026 oleh Biro Pengelolaan Bangunan dan Wisma bersama dengan Biro Umum Setjen DPR. Kebijakan penghematan akan ini diimplementasikan usai libur Lebaran hingga akhir tahun anggaran 2026.
Menurut dia, ke depan kebijakan ini akan dievaluasi secara berkala dan dimungkinkan ada efisiensi tambahan. Ia mengklaim kebijakan ini tidak akan mengganggu pelayanan Setjen DPR terhadap pimpinan dan anggota dewan.
Apalagi ia menyadari bahwa dinamika rapat DPR berhubungan langsung dengan kepentingan rakyat yang tidak dapat dibatasi secara kaku. “Rapat-rapat dewan menyangkut kepentingan masyarakat, sehingga waktunya sangat dinamis dan tidak bisa dibatasi. Itu tetap menjadi perhatian utama kami,” kata Indra.
Indra berharap kebijakan penghematan ini berkontribusi terhadap kestabilan fiskal nasional dengan tetap memastikan kinerja lembaga legislatif optimal. Kebijakan ini merupakan respons lembaga negara terhadap rencana efisiensi guna menghadapi potensi krisis akibat perang Amerika Serikat dan Israel melawan Iran.
Dalam sidang kabinet paripurna dua pekan lalu, Presiden Prabowo Subianto mengutarakan keinginannya berhemat untuk menghadapi potensi krisis akibat perang di Asia Barat. Ia pun memberi contoh negara lain yang sudah berhemat. Salah satunya Pakistan, yang disebut berhemat karena menganggap krisis global ini setara pandemi Covid-19.
“Mereka bahkan mengurangi gaji untuk anggota kabinet, untuk anggota DPR dan semua penghematan gaji ini dikumpulkan untuk membantu kelompok yang paling rentan,” kata Prabowo di Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat, 13 Maret 2026.
Pakistan, kata Prabowo, juga menerapkan kebijakan bekerja dari rumah atau work from home untuk pegawai negeri dan swasta. Demi penghematan, Prabowo berujar, negara Asia Selatan itu turut mengurangi hari kerja.
Selain itu, Prabowo menyinggung Pakistan yang mewajibkan instansi pemerintah mengurangi penggunaan kendaraan dinas hingga 60 persen. Prabowo berujar negara lain turut menghentikan kunjungan luar negeri demi penghematan.
“Mereka kurangi tidak boleh gunakan dana pemerintah untuk acara-acara pesta dan sebagainya. Kemudian, semua lembaga pendidikan tinggi mereka pindah ke online, semua sekolah berhenti untuk dua minggu,” tutur Prabowo.
Berbagai kebijakan itu, menurut Prabowo, dapat mengurangi konsumsi bahan bakar minyak yang harga dan pasokannya bergejolak akibat perang di antara AS-Israel dan Iran. Ketua Umum Partai Gerindra ini pun berharap Indonesia juga bisa melakukan langkah berhemat.
Ervana Trikarinaputri berkontribusi dalam penulisan artikel ini.





