Iran mengatakan kapal-kapal 'tidak bermusuhan' dapat melewati Selat Hormuz dengan aman

Pernyataan Teheran mengenai pembukaan jalur udara utama muncul ketika Presiden AS Donald Trump mengatakan pembicaraan sedang dilakukan untuk mengakhiri perang.

Iran mengatakan bahwa kapal-kapal “yang tidak bermusuhan” mungkin saja melakukan hal tersebut transit di Selat Hormuz di tengah keruntuhannya lalu lintas maritim melalui jalur udara tersebut yang telah memicu krisis energi global terbesar dalam beberapa dekade.

Dalam sebuah pernyataan pada hari Selasa, misi Iran untuk PBB mengatakan kapal-kapal dapat memanfaatkan “lintasan aman” melalui jalur air tersebut, “asalkan mereka tidak berpartisipasi atau mendukung tindakan agresi terhadap Iran dan sepenuhnya mematuhi peraturan keselamatan dan keamanan yang dinyatakan.”

Cerita yang Direkomendasikan

daftar 4 barang

daftar akhir

Kapal-kapal akan diizinkan transit di selat tersebut “dengan berkoordinasi dengan otoritas Iran yang berwenang”, kata pernyataan yang diposting di media sosial.

Iran sebelumnya menyampaikan pernyataan serupa tentang status selat tersebut kepada Organisasi Maritim Internasional (IMO), badan PBB yang bertanggung jawab atas keselamatan dan keamanan pelayaran internasional.

Teheran tidak memikirkan pernyataannya mengenai peraturan kapal apa yang harus dipatuhi agar dapat berlayar dengan aman di selat tersebut, yang merupakan jalur transit sekitar seperlima pasokan minyak dan gas alam cair global.

Pernyataan Iran muncul ketika Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan negosiasi sedang dilakukan untuk mengakhiri perang AS-Israel terhadap Iran, meskipun sebelumnya Teheran menyangkal bahwa kedua pihak sedang melakukan pembicaraan.

Meskipun sejumlah kapal kecil melewati selat tersebut setiap hari, lalu lintas tersebut masih berada pada tingkat yang lebih rendah dibandingkan sebelum AS dan Israel melancarkan perang terhadap Iran pada 28 Februari.

Lima kapal terlacak transit di jalur udara tersebut melalui sistem identifikasi otomatis mereka pada hari Senin, turun dari rata-rata 120 transit harian sebelum konflik, menurut firma intelijen maritim Windward.

Meskipun Iran sudah diperingatkan pada hari-hari awal konflik bahwa kapal mana pun yang mencoba berlayar akan menghadapi serangan, namun para pejabat di Teheran dalam beberapa pekan terakhir berjanji bahwa jalur perairan tersebut tetap terbuka, kecuali untuk “musuh”.

Runtuhnya pelayaran di selat ini telah mendorong menggerakkan harga energi global, dan beberapa analis mengisyaratkan harga minyak akan naik menjadi lebih tinggi. $150 atau bahkan $200 per barel jika jalur air tetap ditutup secara efektif.

Setelah berada di atas $100 per barel pada sebagian besar bulan Maret, minyak mentah Brent, yang merupakan patokan minyak internasional, turun lebih dari 9 persen pada hari Rabu setelah The New York Times, kantor berita Reuters, dan Channel 12 Israel melaporkan bahwa pemerintah Trump telah mengirimkan 15 poin rencana ke Iran untuk mengakhiri perang.

Indeks saham utama Asia dibuka lebih tinggi pada hari Rabu di tengah harapan berakhirnya konflik.

Indeks acuan Nikkei 225 Jepang naik sekitar 2,3 persen pada 02:30 GMT, sedangkan KOSPI Korea Selatan menguat 2,6 persen.

Di Hong Kong, Indeks Hang Seng menguat 0,7 persen.

  • Related Posts

    Pemprov Jatim Terapkan WFH ASN Tiap Rabu: Kalau Jumat Bablas Long Weekend

    Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan pihaknya akan menerapkan kebijakan work from home (WFH) bagi ASN tiap Rabu mulai pekan depan. Hari Rabu dipilih ketimbang Jumat agar…

    Pria Viral 'Joget Cuan MBG Rp 6 Juta' Minta Maaf ke Prabowo, Ini Katanya

    Bandung – Pria yang viral joget berjoget di sebuah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah ditegur dan dapur SPPG miliknya di-suspend pihak Badan Gizi Nasional (BGN). Pria tersebut kini menyampaikan…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *